Dokter Hewan

Blog Sharing bagi Dokter Hewan Indonesia

Tempat Berkumpul Pecinta Hewan

Kita memiliki kesenangan yang sama :)

Mencari Jawaban

Jawaban dari setiap pertanyaan anda tentang hewan

Cat :3

We all love cat :3

Moo

Cows are cute

Sabtu, 30 Januari 2016

Aplikasi WhatsApp sebagai Animal Translator

Dokter-hewan.net - Percayakah Anda bahwa kini kita bisa memahami bahasa anjing?
Anjing adalah salah satu hewan yang banyak dijadikan peliharaan oleh manusia. Hal ini membuat pemilik mau tak mau harus mengerti dengan apa yang terjadi pada hewannya. Apakah dia sedang bahagia, sedih, takut, ataupun dia menginginkan hal lain.

Salah satu toko hewan peliharaan di Inggris telah mengembangkan alat komunikasi khusus dengan anjing berupa gadget berbentuk kalung. Kalung ini dapat menerjemahkan gonggongan anjing ke dalam bahasa manusia.

“Kalung ini terkoneksi ke ponsel dan akan mengirimkan pesan setiap kali anjing bersuara”, ungkap pemilik toko hewan tersebut.

Aplikasi bernama Whats Yapp yang disinyalir adalah nama lain dari aplikasi WhatsApp untuk anjing ini, akan terkoneksikan dengan gadget kalung yang dipakai pada anjing. Aplikasi ini nantinya akan menampilkan perkataan anjing seperti pesan yang tampak ketika kita membaca pesan di WhatsApp. Selain itu, kalung ini juga dilengkapi dengan microphone built-in yang dapat berfungsi untuk merekam dan meneruskan suara anjing ke Whats Yapp, serta fitur lain seperti GPS dan sensor yang dapat digunakan untuk melacak keberadaan si anjing.

Jadi, semakin mudah bukan untuk memahami apa mau si anjing? Walau alat ini belum diperjualbelikan, semoga saja dunia akan semakin peduli tentang perkembangan gadget yang tidak hanya dapat berguna untuk kehidupan manusia semata, namun juga berguna untuk media komunikasi dengan hewan kesayangan.

Source: 

Jumat, 22 Januari 2016

Mengapa Vaksinasi Itu Penting?

Dokter-hewan.net – Siapa yang tak pernah dengar kata “vaksin”? Sebuah kata yang kerap didengar apabila anjing dan kucing merupakan hewan kesayangan Anda. Tidak sedikit orang bertanya, “Perlu ga sih vaksinasi pada anjing atau kucing?” Jawabannya, pasti perlu. Ada pepatah mengatakan “Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Upaya pencegahan pastinya dilakukan untuk menghindari masuknya agen penyakit ke dalam tubuh hewan kesayangan Anda. Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah vaksinasi. 

Tak disangka, vaksin yang merupakan bahan antigenic untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit, hampir dianak tirikan oleh segelintir pecinta hewan. Nggak tanggung – tanggung, beberapa klien belum banyak yang paham untuk membawa seluruh hewannya agar divaksin sebelum menginjak dunia luar.

Anjing dan kucing secara alami menerima antibodi maternal dari kolostrum air susu induknya, apabila induk juga mempunyai sistem imun yang baik. Setelah ± 2 bulan, antibodi anak akan menurun sehingga rentan untuk terserang penyakit. 

Pada umur muda, parvo dan distemper adalah jenis penyakit awal mampu menyerang kekebalan tubuh si anjing. Dan untuk pemberian vaksin pertama pada anjing dimulai dari umur 6 – 8 minggu dan dilanjukan hingga beberapa jenis vaksin lainnya.

  • Jadwal vaksinasi pada anjing
Umur
Vaksin
6 – 8 minggu
Parvo
8 – 10 minggu
Parvo, Distemper, Hepatitis, Parainfluenza
12 – 14 minggu
Parvo, Distemper, Hepatitis, Parainfluenza, Leptospira, Corona
20 minggu
Parvo, Distemper, Hepatitis, Parainfluenza, Leptospira, Rabies, Corona
Ulangan 1 tahun sekali/ anjing yang tidak pernah di vaksin sama sekali (umur > 5 bulan)
Parvo, Distemper, Hepatitis, Parainfluenza, Leptospira, Rabies, Corona

Pada kucing muda, panleukopenia dan cat flu juga menjadi momok bagi beberapa breeder dan pecinta hewan.

  • Jadwal vaksinasi pada kucing
Umur
Vaksin
8 – 10 minggu
Vaksinasi Tricat (Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis (Herpes), Calici) atau Tetracat (Tricat + Chlamydia)
12 – 14 minggu
Vaksinasi Tricat (Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis (Herpes), Calici) atau Tetracat (Tricat + Chlamydia)
20 minggu
Rabies
Ulangan 1 tahun sekali/ kucing yang tidak pernah di vaksin sama sekali (umur > 5 bulan)
Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis (Herpes), Calici, Chlamydia, Rabies


Vaksinasi harus dilakukan pada hewan dalam kondisi sehat, karena vaksinasi merupakan suatu tindakan memasukkan bibit penyakit yang dilemahkan dengan tujuan untuk merangsang sistem imun tubuh.

Mengusung kesehatan hewan cukuplah penting bagi kesehatan manusia juga, sebaiknya upaya vaksinasi bukanlah dijadikan sebagai pertimbangan karena dapat bersifat fatal apabila terlambat. Tidak jarang penyesalan terhadap pet hadir ketika belum memberikan vaksin.

Ditambah lagi, penyakit yang berada di udara bebas ini mampu membuat pet Anda jatuh sakit apabila tidak memiliki kekebalan tubuh yang cukup. Well, untuk keputusan selanjutnya masih ragukah Anda untuk memberikan vaksin kepada puppies/kitten kesayangan Anda?

Cara Memberikan Obat Sirup pada Kucing atau Anjing

Pemberian obat pada hewan memang membutuhkan kesabaran dan teknik yang khusus agar hewan tidak terluka, serta pemilik tidak cidera akibat temperamen hewan akibat melindungi dirinya. Sehingga video ini diharapkan mampu membantu pemilik hewan yang kesulitan dalam pemberian obat pada hewan, terutama pemberian obat sirup atau obat cair.

Teknik yang digunkan cukup sederhana, dan peralatan yang dibutuhkan sangat mudah didapatkan, namun harus diingat, kesabaran adalah hal yang utama harus dimiliki oleh pemilik hewan. Selamat mencoba :)