Skip to main content

Siklus Birahi

Siklus birahi disebut juga heat atau estrus period.Sedangkapan pengertiannya yaitu periode dimana ketika ternak (hewan) betina akan menerima pejantan sewatu kopulasi.Dengan ciri-ciri alat kelamin membengkak,mengibas-ngibaskan ekor,gelisah,sering kencing dan selalu mengeluarkan suara yang khas.

Sedangkan siklus dari estrus ada dua yaitu,siklus folikuler (pro-estrus dan estrus) dan siklus luteal (met estrus dan diestrus).
  • Proestrus
Fase proestrus (fase persiapan) memiliki ciri-ciri :
  1. Prubahan tingkah laku dan alat kelamin hewan betina masih menolak dinaiki (mounting)
  2. Banyak folikel : tersier 
  3. Dan keadaan hormon FSH meningkat,Estrogen Meningkat
  4. Serviks mulai merelaks dan kelenjar lendir dalam lumen serviks mulai mereproduksi lendir
  • Estrus
Yaitu keadaan birahi dimana menaiki dan mau dinaiki,kemudian hewan bersangkutan mengeluarkan suara gaduh dan pada bagian vagina mengeluarkan lendir yang transparan.Sedangkan keadaan hormonnya ada keterbalikkan antara hormon progesteron yang turun sedangkan hormon estrogen naik dan LH juga mengalami kenaikan untuk mendorong terjadinya ovulasi.
  • Met Estrus
Pada fase ini mulai terbentuk korpus haemoragikum dan serviks telah menutup.Pada sapi terlihat darah pada vulva karena suplai darah di karankula cukup banyak dan terjadinya penegangan kapiler.Kemudian hormon progesteron meningkat
  • Diestrus
Fase ini juga disebut fase biasa karena tidak ada aktifitas kelamin namun terdapat korpus luteum yang merupakan bekas dari proses ovulasi.Dan hormon progesteron mencapai maksimum untuk mempersiapkan kebuntingan.

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan