Skip to main content

Posisi Makan Hewan

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada teman yang tidak menyebutkan namanya "anonim" karena telah berkenan berkunjung ke blog yang sederhana ini,serta meninggalkan sebuah pertanyaan yang bagus,dan mudah-mudahan jawaban saya bisa menjawab pertanyaan saudara/i :


Pertanyaannya :

Jawabannya :


Kita bermain logika saja ya,ayo kita mulai menghayal teman-teman.Bagaimana bentuk hewan seperti sapi,hamster dan sebagainya.Mereka memiliki mulut,dan anus yang bisa dikatakan sejajar alias dengan ketinggian yang sama dari tanah bukan? berarti sistema di dalamnya juga begitu,tidak begitu berbeda dalam masalah ketinggiannya.
Kemudian ayo kita membayangkan manusia,manusia memiliki mulut yang lumayan tinggi dibandingkan perut maupun anus sehingga kita ambil kesimpulan bahwa perbedaan ketinggian organ organ yang berkaitan akan berpengaruh pada grafitasi yang ditimbulkan.
Pada hewan,grafitasi tidak akan banyak berpengaruh pada proses pencernaan dikarenakan ketinggian organ-organ pendukung dalam mencerna makanan berjalan ke arah yang yang mendatar atau horizontal,jadi grafitasi bisa kita abaikan.Sedangkan pada manusia grafitasi akan begitu berbeda dan akan memberikan efek berbeda jika makan dengan kaki di atas,karena manusia jalur makanannya dari atas ke bawah bukan dari bawah ke atas dan hal itulah yang bisa membuat muntah (kembalinya makanan).
Jadi kita bisa membandingkan kedua hal di atas,jadi mungkin saja bagi hewan makan dengan kaki menghadap atas karena jalur makanan mereka bergerak horizontal,sedangkan manusia vertikal atau dari atas ke bawah,dan hal itulah penyebabnya.

Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaannya,jikalau pembaca punya pendapat lain bisa di isikan di kotak komentar,terima kasih

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Dipylidium caninum, Cacing dari anjing dan kucing yang mungkin menularimu

Dokter-hewan.net - Saya mendapatkan tautan dari seorang pengikut di tiktok yang saya kelola ( @dokterhewan86 ). Video yang ditautkan itu menggambarkan seekor anjing Pomeranian sedang melakukan gerakan dragging butt , yaitu gerakan menggosokkan anusnya ke lantai. Sayapun langsung membalas video itu dengan menjawab “ 4 alasan anjing melakukan dragging butt ” di tiktok tersebut. Jika kamu belum melihatnya, kamu bisa check video di bawah ini :  @dokterhewan86 #stitch with @Triplit Kenapa anjing menyeret pantatnya? #stitch #fyp #xyzbca #fypシ #anjing #dokter #hewan #dokterhewan #dokterhewan86 ♬ original sound - Dokter Hewan 86 Alasan utama anjing dan kucing melakukan dragging butt yaitu infestasi cacing Dipylidium caninum . Cacing ini termasuk kategori cacing cestoda  yang umum menyerang anjing dan kucing serta terkadang manusia. Cacing ini juga seringkali dikenal dengan nama cacing pinjal, cacing timun (1) dan sering juga dikira butiran nasi karena bentuknya sangat mirip

Tracheal Collapse pada Anjing

Dokter-hewan.net  - Tracheal Collapse merupakan suatu istilah dimana hewan mengalami kondisi batuk yang ditandai dengan adanya kelemahan pada jaringan cincin trachea sehingga menghasilkan penyempitan lubang saluran nafas. Kasus Tracheal collapse sering terjadi pada anjing ras kecil seperti Pomerianian, Chihuahua, Toy Poodle, Shih Tzu, Maltese, Pug dan Yorshire Terrier, anjing yang gemuk dan biasanya terjadi pada anjing umur 6 sampai 7 tahun ke atas. Trachea yang secara anatomi berfungsi sebagai jalan nafas ke paru-paru, terdiri dari cincin tulang rawan dan jaringan lunak otot-otot (fibrous tissue) yang menyelaputinya. Tracheal Collapse dapat disebabkan karena 2 hal, yaitu faktor genetik (congenital tracheal collapse) dan memang faktor penyakit. Faktor genetik atau bawaan dapat disebabkan oleh karena kekurangan zat-zat tertentu seperti glycosaminoglycans, glycoprotein, calcium, dan chondroitin pada cincin tracheal sehingga menyebabkan kolaps pada saluran nafas. Sedangkan fakto