Skip to main content

Feed Additive (FA), Feed Suplemen (FS) dan Premix

#Kuliah Farmako Terapi with drh.Pambangun (Rabu)

Feed Additive adalah satu macam bahan atau lebih dalam jumlah yang ditambahkan pada pakan hewan atau ternak dengan tujuan memenuhi kebutuhan khusus. 

Bukan termasuk makro/mikronutrisi : bukan nutrisi . exp : makro (protein) dan mikro (Mn,Zink dll)

Kebutuhan khusus antara lain :
Pencegahan / pnegobatan penyakit (AM,acidifier,antitoksin/toksin binder dan antilarva)
Penambah nafsu makan esp : tetes tebu
Pengawet pakan/antioksidan
Mempermudah dalam pembuatan pakan
Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi
Menurunkan FCR
Promotor pertumbuhan/produksi
Membuat warna kuning telur lebih merik
Mengurangi bau kotoran
Dll

Contohnya : Zink Bacitracin,asam propoinat,clodipol,hygromysin,asam formic,halquinol,red mixed oxycarotenoid.

Feed Sumplement yaitu  satu atau lebih bahan zat nutrisi berupa mikro nutrisi yang ditambahkan pada pakan hewan / ternak,bisa juga diberikan tersendiri,dengan tujuan mencukupi/melengkapi kebutuhan mikro nutrisi tertrntu apabila diduga atai didiagnosa hewan/ternak mengalami defisiensi atai untuk mencegaj defisiensi mikro nutrisi tsb. 

Ada yang menganggap FS = FA padahal mereka itu berbeda.
Residu Antimikrobia FA >>>
Mutagenic,perubaan genetic
Teratogenik,cacat lahir/bawaan
Karsinogenik,timbul sel kanker atau pemicu tumbuhnya kanker
Resistensi pengobatan AB
Gangguan pertumbuhan flora normal usus (termasuk rumen pada sapi)
Reaksi alergis

Antibiotik tidak boleh dicampurkan dengan pakan,vitamin,mineral,asam amino atau dipakai melalui air minum,kecuali sebagaimana yang diatur dalam SK dirjen peternakan no 179/Kpts/deptan/1980

Premix : FA,FS atau kombinasinya yang sudah diencerkan (konsentrasi menjadi lebih rendah) dengan menambahkan bahan pembawa dengan tujuan untuk mempermudah pencampuran.

NB : Teknis pencampuran harus benar,yakni dilakukan dengan mengurutkan dari bahan yang paling halus dan barulah masukkan yang kasar dan begitu seterusnya. Biar lebih tercampur maksimal.

Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan FA/FS/Premix
Konsentrat/pakan jadi  volume / jumlah berbeda
Interaksi obat dengan kandungan bahan yang lain
Umur atau periode ternak
Spesies
Teknis pencampuran (sebagaimana yang dijelaskan di atas)
Masa kadaluarsa
Kemasan dan penyimpanan



Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Membuang Anjingnya Karena Hal Sepele, Catatannya bikin haru!

Dokter-hewan.net - Keji! Itulah ungkapan yang diutarakan oleh pet lover ketika membaca judul di atas. Bagaimana tidak, hewan yang seharusnya disayang namun dibuang dan ditelantarkan oleh seseorang yang berhati kejam seperti pria ini. Seorang pria di New Mexico terekam oleh CCTV ketika proses menelantarkan anjingnya. 
Awalnya pria tersebut datang ke restoran cepat saji di kota setempat mengendarai minibus berwarna hitam. Pria tersebut turun dari kendaraan bersama anjingnya. Saat masuk ke restoran cepat saji, anjing malang ini menunggu diluar sampai tuannya keluar setelah memesan pesanannya. Namun sayangnya, saat tuannya keluar, anjing tersebut tidak digubris lagi. Pria berhati beku ini, pura-pura tidak mengenali anjingnya dan pergi meninggalkan anjingnya di depan restoran tersebut. 
Untungnya anjing ini diselamatkan oleh tangan yang tepat dan segera ditempatkan di tempat yang aman dan segera dicarikan orang tua baru yang lebih bertanggung jawab. Namun, hal yang mengharukan terjadi saat…

Koksidiosis

dokter-hewan.net Koksidiosis sering juga disebut sebagai penyakit berak darah merupakan suatu penyakit parasiter yang disebabkan oleh koksidia famili Eimeriidae, dan genus Eimeria sebagai penyebab koksidiosis pada unggas. Penyakit ini merupakan dapat menyebabkan kematian dan hambatan pertumbuhan. Pada ayam dapat disebabkan oleh Eimeria tanella, E.necatrix, E.maxima, E.acervulina, E.brunetti, E.hagani, E.mitis, E.praecox, E.mivati, E.tyssarni, E.myonella dan E.gallinae. 
Ayam dapat menderita koksidiosis karena ayam menelan oocyst infektif yaitu oocyst yang mengalami sporulasi. Oocyst  dapat bersporulasi tergantung pada pH, temperatur dan kelembapan. Sporulasi terjadi 1-2 hari pada kondisi optimum 21° - 32° dan butuh kelembapan dan oksigen. Spesies yang ganas/patogen dapat menginvasi mukosa usus, tunika propria bahkansampai ke sub mukosa. sedangkan pada yang kurang patogen/ganas hanya menyebabkan kelainan-kelainan atau gangguan yang sifatnya superfisial atau permukaan saja. Apabila anak…

Lowongan Pekerjaan : THL DEPTAN Lampung

Dokter-hewan.net - Dibutuhkan segera Dokter Hewan sebagai THL Dokter Hewan DEPTAN untuk menggantikan dokter hewan yang lama. Lokasi penempatan Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Fasilitas :  Gaji THL PusatHonor Daerah 1 JutaMess PuskeswanKendaraan DinasTeman-teman yang menyenangkanInsyaallah banyak pasien Yang berminat hubungi :  081271238020 (Bu Anik) 085725878726 081366450877 (drh. Nia)