Skip to main content

Cara Memotong Kuku Kucing atau Anjing

Potong kuku merupakan salah satu tindakan grooming yang wajib dilakukan jika kuku sudah panjang. Hal ini dilakukan untuk beberapa tujuan antara lain menghindari kucing atau anjing menggaruk organ tubuhnya dan mencederai tubuhnya sendiri, mengurangi kemungkinan tercakar akibat bermain dengan hewan kesayangan dan tujuan estetika agar terlihat bersih.  

Namun, saat ini pemilik hewan kesayangan khususnya kucing dan anjing tidak mengetahui cara memotong kuku hewan kesayangannya. Akibat hal ini sering terjadi kasus pendarahan pada hewan akibat potong kuku. Jika hal ini tidak tertolong atau tertangani dengan baik akan menimbulkan infeksi sekunder yang akan berubah menjadi kesakitan yang berkelanjangan oada hewa. Oleh sebab itu, dokter hewan akan memberikan gambaran lokasi potongan yang baik dan benar. Berikut gambaranny a : 

Pemotongan kuku hewan dilakukan pada lokasi yang diberi garis putus-putus yaitu pada bagian cut line. Disana tidak memiliki pembuluh darah sehingga pendarahan bisa dihindari. Dan jangan sampai memotong gambar yang berwarna merah, karena akan mengakinatkan pendarahan bahkan susah untuk diberhentikan. 

Bagaimana jadinya jika luka? 
Pertama yang harus dilakukan adalah posisikan hewan dalam kondisi tenang, kemudian tekan bagian yang berdarah dengan kain bersih dengan harapan menutup luka, akan tetapi jika tidak berhenti segera berikan penghenti luka seperti PK dan zat sejenisnya. Jika tidak berhenti dianjurkan dibawa ke dokter hewan terdekat. 

Terima kasih , 

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan