Skip to main content

Apa itu Kesejahteraan Hewan?

Dokter-hewan.net – Kekerasan pada hewan sering sekali terjadi di Indonesia, baik yang tidak sengaja sampai kepada perbuatan yang disengaja dan di unggah ke media sosial yang berdampak pada marahnya pecinta hewan di tanah air. Pecinta hewan protes tentang kekejaman manusia yang tidak memperhatikan kesejahteraan hewan. Lantas, apa itu kesejahteraan hewan?

Kesejahteraan Hewan (Animal Welfare) merupakan suatu usaha untuk memberikan kondisi lingkungan yang sesuai bagi satwa sehingga berdampak pada peningkatan sistem psikologi dan fisiologi satwa.  Kegiatan ini merupakan kepedulian manusia untuk meningkatkan kualitas hidup bagi satwa yang terkurung dalam kandang atau terikat tanpa bisa leluasa bergerak.

Salah satu konsep mengenai animal welfare yang banyak dipakai oleh para penyayang binatang adalah konsep dari  World Society for Protection of Animals (WSPA). Konsep animal welfare dari WSPA dikenal dengan nama “Five (5) Freedom“. Ketentuan ini mewajibkan semua hewan yang dipelihara atau hidup bebas di alam memiliki hak-hak/kebebasan berikut:

• Freedom from hunger and thirst (bebas dari rasa lapar dan haus).
• Freedom from discomfort (bebas dari rasa panas dan tidak nyaman).
• Freedom from pain, injury, and disease (bebas dari luka, penyakit dan sakit).
• Freedom from fear and distress (bebas dari rasa takut dan penderitaan).
• Freedom to express normal behavior (bebas mengekspresikan perilaku normal dan alami) (Abrianto, 2009).

Bagaimana jika seseorang melanggar kesejahteraan hewan tersebut? Jawabannya adalah tindakan pidana yang tercantum dalam KUHP Pasal 302, antara lain:
(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan:
     a)Barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas, dengan sengaja  menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya;
   b)Barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu, dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan, yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya, atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya.
(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu, atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya, atau mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah, karena penganiayaan hewan.
(3)   Jika hewan itu milik yang bersalah, maka hewan itu dapat dirampas.
(4)   Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana.

Akan tetapi kesejahteraan hewan merupakan cerminan suatu bangsa, semakin maju suatu bangsa maka semakin tinggi kesejahteraan hewannya. Karena bangsa maju paham dan mengerti kenapa hewan harus sejahtera walaupun nantinya akan dipotong untuk dimakan dagingnya. Contohnya, daging sapi yang sejahtera akan baik kualitasnya dibandingkan dengan daging sapi yang tidak sejahtera. [HP]

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Membuang Anjingnya Karena Hal Sepele, Catatannya bikin haru!

Dokter-hewan.net - Keji! Itulah ungkapan yang diutarakan oleh pet lover ketika membaca judul di atas. Bagaimana tidak, hewan yang seharusnya disayang namun dibuang dan ditelantarkan oleh seseorang yang berhati kejam seperti pria ini. Seorang pria di New Mexico terekam oleh CCTV ketika proses menelantarkan anjingnya. 
Awalnya pria tersebut datang ke restoran cepat saji di kota setempat mengendarai minibus berwarna hitam. Pria tersebut turun dari kendaraan bersama anjingnya. Saat masuk ke restoran cepat saji, anjing malang ini menunggu diluar sampai tuannya keluar setelah memesan pesanannya. Namun sayangnya, saat tuannya keluar, anjing tersebut tidak digubris lagi. Pria berhati beku ini, pura-pura tidak mengenali anjingnya dan pergi meninggalkan anjingnya di depan restoran tersebut. 
Untungnya anjing ini diselamatkan oleh tangan yang tepat dan segera ditempatkan di tempat yang aman dan segera dicarikan orang tua baru yang lebih bertanggung jawab. Namun, hal yang mengharukan terjadi saat…

Koksidiosis

dokter-hewan.net Koksidiosis sering juga disebut sebagai penyakit berak darah merupakan suatu penyakit parasiter yang disebabkan oleh koksidia famili Eimeriidae, dan genus Eimeria sebagai penyebab koksidiosis pada unggas. Penyakit ini merupakan dapat menyebabkan kematian dan hambatan pertumbuhan. Pada ayam dapat disebabkan oleh Eimeria tanella, E.necatrix, E.maxima, E.acervulina, E.brunetti, E.hagani, E.mitis, E.praecox, E.mivati, E.tyssarni, E.myonella dan E.gallinae. 
Ayam dapat menderita koksidiosis karena ayam menelan oocyst infektif yaitu oocyst yang mengalami sporulasi. Oocyst  dapat bersporulasi tergantung pada pH, temperatur dan kelembapan. Sporulasi terjadi 1-2 hari pada kondisi optimum 21° - 32° dan butuh kelembapan dan oksigen. Spesies yang ganas/patogen dapat menginvasi mukosa usus, tunika propria bahkansampai ke sub mukosa. sedangkan pada yang kurang patogen/ganas hanya menyebabkan kelainan-kelainan atau gangguan yang sifatnya superfisial atau permukaan saja. Apabila anak…

Lowongan Pekerjaan : THL DEPTAN Lampung

Dokter-hewan.net - Dibutuhkan segera Dokter Hewan sebagai THL Dokter Hewan DEPTAN untuk menggantikan dokter hewan yang lama. Lokasi penempatan Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Fasilitas :  Gaji THL PusatHonor Daerah 1 JutaMess PuskeswanKendaraan DinasTeman-teman yang menyenangkanInsyaallah banyak pasien Yang berminat hubungi :  081271238020 (Bu Anik) 085725878726 081366450877 (drh. Nia)