Skip to main content

Ular berbisa dan Penanganannya

Dokter-hewan.net – Karawang, 4 April 2016 seorang penyanyi dangdut meninggal dunia setelah digigit ular jenis king kobra saat tampil disebuah hajatan di Desa Lemahabang Wadas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Irmawati atau lebih dikenal Irma Bule dikenal sebagai penyanyi dangdut yang kerap bernyanyi bersama dengan ular, baik ular tidak berbisa sampai ular berbisa seperti king kobra yang menewaskannya. Korban digigit ular saat pentas kedua dan seusai pementasan tersebut korban sempat bercanda bersama teman-temannya dan akhirnya jatuh pingsan. 

Jenis racun pada ular dapat menyebabkan kerusakan, yaitu berupa sitotoksik, haemotoksik, dan neurotoksik. 
  • Sitotoksik adalah racun bagi sel sel dan menekan fungsi sel atau menyebabkan kematian sel. 
  • Haemotoksik adalah racun yang membunuh sel-sel darah merah dan mencegah pembekuan mengakibatkan pendarahan internal dan eksternal
  • Neurotoksik merupakan racun yang bersifat merusak atau mematikan bagi saraf atau jaringan saraf. 
Racun ular kobra sendiri jenisnya adalah racun neurotoksi, yakni merusak atau mematikan sel saraf. Gejala yang ditimbulkan adalah pusing, kesulitan menelan dan bernafas serta menyebabkan tidak bisa menggerakkan anggota tubuh dan terhambatnya aliran darah antara lokasi gigitan dengan jantung.

Jika anda dihadapkan dengan kejadian seseorang digigit oleh ular yang sekiranya berbisa antara lain : 
  1. Lepaskan pakaian korban dan jika perlu pindahkan ke tempat teduh (bila lokasi panas). 
  2. Tenangkan korban dan dalam keadaan diam, karena gerakan apapun akan meningkatkan aliran darah dan transportasi racun ke jantung lebih cepat. 
  3. Jangan gerakkan anggota tubuh tetapi jangan menghentikan aliran darah kecuali jika anda yakin itu gigitan ular yang memberikan racun neurotoksin. 
  4. Bersihkan dan tutupi luka hati-hati, usahakan untuk tidak menekan dan menyebabkan memar. 
  5. Bersiaplah memberikan nafas buatan apabila diperlukan
  6. Bawa korban ke rumah sakit sesegera mungkin. 
Akan tetapi, ada hal yang dianjurkan tidak dilakukan/ tidak boleh dilakukan antara lain :
  1. Memotong tempat gigitan dan atau mencoba untuk menghisap racun sendiri
  2. Memberikan korban makanan atau minuman, terutama alkohol
  3. Menggunakan kristal atau cairan Potassium permanganate kalium atau pada luka gigitan
  4. Menggunakan air sabun disekeliling luka gigitan
  5. Membiarkan perban tertekan terlalu lama
  6. Membiarkan korban sendirian
  7. Memberikan es pada luka
  8. Merendam anggota badan yang terkena dengan cairan.
Ular merupakan hewan yang sangat sensitif, sehingga keadaan yang membuat ular shock, stress dan panik akan membuat ular menjadi lebih agresif walaupun ular tersebut merupakan ular yang sudah dipelihara dari kecil. Sehingga kami menganjurkan agar anda sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh ular dan megambil langkah untuk menghindari mereka khususnya ular liar.

Dan berikut kami lampirkan video kerja bisa ular viper untuk tambahan pengetahuan anda, betapa menganggumkan dan berbahayanya jika tergigit oleh ular berbisa. 


Comments

Popular posts from this blog

Lowongan Kerja : PT. Medion

Dokter-hewan.net - PT. Medion membuka lowongan kerja bagi dokter hewan. Adapun persyaratan dan kriteria tertera di poster di bawah ini. 

Lowongan Kerja : BKSDA Jawa Barat

Dokter-hewan.net - LOWONGAN PEKERJAAN
Dibutuhkan 1 orang Dokter Hewan untuk mengisi posisi sebagai tenaga kontrak pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat di Bandung Persyaratan:
- Laki-laki atau perempuan
- Freshgraduate / berpengalaman
- Tertarik pada dunia birokasi konservasi
- Memiliki minat pada dunia satwa liar
- Bertanggung jawab dan mampu menyelesaikan tugas tepat waktu
- Mampu bekerja baik secara individu maupun tim
- Menyukai alam dan kegiatan outdoorKirimkan Surat Lamaran yang ditujukan pada Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat, Curriculum Vitae, FC ijasah dan transkrip nilai ke alamat email bbksdajb@gmail.com
Ditunggu sampai akhir Desember 2018