Skip to main content

#Andaperlutahu - Kenapa Coklat Tidak Boleh Diberikan Kepada Anjing ?

Dokter-hewan.net – Coklat merupakan makanan favorit bagi kebanyakan orang, selain karena rasanya enak, coklat juga dapat membuat rileks dan memperbaiki mood menjadi lebih baik. Akan tetapi, coklat dapat menjadi racun bagi hewan kesayangan khususnya bagi anjing dan kucing. Keracunan coklat pada anjing dan kucing akan berdampak serius bahkan dapat menyebabkan kematian.

Coklat mengandung racun atau toksik bagi anjing. Racun tersebut adalah kafein dan theobromine. Kafein dan theobromine akan menyebabkan sakit pada anjing. Kafein dan theobromine akan menyebabkan pelepasan beberapa substansi pada tubuh anjing yang akan menyebabkan naiknya detak jantung anjing dan menyebabkan terjadinya aritmia (gangguan ritme jantung). Gejala lain yang akan muncul adalah urinasi meningkat, muntah, dan diare. Gejala – gejala ini nantinya akan mengarah ke arah yang lebih serius yaitu hipertermia (suhu panas), otot tremor, seizure, koma bahkan kematian.

Jika anjing tidak sengaja memakan coklat dan tidak lebih lama dari 2 jam, sebaiknya pancing hewan agar memuntahkan makanan yang sudah dimakan. Namun, jika tidak berhasil, segera bawa hewan Anda ke dokter hewan terdekat sesegera mungkin agar reaksi keracunan coklat dapat diatasi dengan cepat.

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah perhatikan kandungan makanan yang akan diberikan kepada anjing kesayangan Anda. Kemudian perhatikan gerak – gerik anjing saat berada di rumah serta mengunci produk – produk yang mengandung coklat atau makanan yang berbahaya bagi hewan agar tidak termakan tanpa sepengetahuan Anda. [HP]

Source: Dawn Hess DVM Class of 2003

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online?

Dokter-hewan.net - Seiring dengan perkembangan teknologi, seringkali antara pemilik hewan kesayanan dan dokter hewan terlibat diskusi di media sosial, fitur pesan dan lain sebagainya. Namun, sebagian besar pemilik hewan akan kecewa karena dokter hewan hanya memberikan arahan agar hewannya langsung di bawa ke dokter hewan terdekat, bukannya diberikan alternatif obat. Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online? Berikut adalah alasannya.  Dokter hewan bukanlah dukun Alasan utama adalah dokter hewan bukanlah dukun yang dapat merasakan kondisi hewan anda jarak jauh. Dokter hewan harus mengetahui riwayat penyakit hewan, kemudian melakukan pemeriksaan fisik. Mulai dari suhu, pernafasan, denyut jantung sampai ke hal yang sederhana misalnya kulit, kuku, telinga dan lain sebagainya. Ketika saat pemeriksaan fisik, dokter hewan akan memiliki banyak pertanyaan di dalam otaknya, apa saja penyakit yang memiliki gejala yang sama. Kemudian jika masih belum menemukan gejala spesifik …

Lowongan Kerja : Management Trainee Vaksin Unggas

Dokter-hewan.net - Perusahaan sing bergerak dalam produksi vaksin unggas mencari kandidat untuk posisi Management Trainee dengan kualifikasi sebagai berikut : Pria usia maksimal 27 TahunDiutamakan lulusan kedokteran hewan (fresh graduate) atau Pendidikan teknik industri, teknik mesin dan teknik elektro berpengalaman minimal 2 Tahun sebagai supervisor dan pernah memimpin anak buah. IPK 2,75 (Universitas Negeri) atau IPK 3 (Universitas Swasta Terkemuka)Penempatan di Kabupaten BogorHarus bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris baik tulisan maupun verbalBersedia melakukan perjalanan ke luar negeri Email CV ke santo@biotis.id, cc ke susantomurti@gmail.com

Benarkah puppies jantan mengalah kepada puppies betina?

Dokter-hewan.net - Tahukah kamu anak anjing atau puppies sudah mulai berinteraksi dan bermain bersama sejak usia muda, lebih kurang usia 7 minggu.  
Sebuah penelitian tentang animal behavior atau tingkah laku hewan menemukan fakta lucu tentang anak anjing, yaitu anak anjing jantan akan selalu mengalah dengan anak anjing betina ketika mereka bermain. 
Penelitian tersebut mengemukakan bahwa anak anjing jantan akan bermain lebih lembut (soft) kepada anak anjing betina agar betina menang, sehingga anjing betina akan terus bermain dengannya (anak anjing jantan). 
Penelitian tersebut juga mengemukakan bahwa, anak anjing yang sama dipersilahkan bermain dengan anak anjing jantan lainnya, namun perlakuan yang di dapat berbeda, yaitu anak anjing jantan akan berkompetisi satu sama lain dengan kuat, dan tidak mengenal ampun. 
Bagaimana menurut kalian? (hp).