Skip to main content

Cara Memelihara dan Merawat Kura-kura Kecil

Dokter-hewan.net – Kura-kura merupakan salah satu hewan reptil yang banyak dipelihara oleh manusia, dimana dalam perawatannya termasuk sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu dan tempat. Kura-kura sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sekarang sudah banyak pasar hewan yang menjual kura-kura kecil yang bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah.

Jika Anda sudah memutuskan untuk memelihara kura-kura, maka Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini.
1.    Akuarium
Untuk memelihara kura-kura, Anda harus menyiapkan tempat tinggal untuk kura-kura tersebut. Anda dapat meletakkan kura-kura Anda pada sebuah akuarium atau toples dengan ukuran besar dan disesuaikan dengan ukuran kura-kura yang Anda miliki. Seiring dengan berjalannya waktu, kura-kura akan tumbuh dewasa dan pasti akan memiliki postur tubuh yang juga semakin besar. Anda harus selalu memperhatikan hal ini agar gerak kura-kura Anda nantinya tidak terhalang dengan ukuran akuarium yang mungkin sudah terlalu kecil dan tidak memiliki ruang untuk kura-kura bergerak kesana kemari.
2.    Aksesoris dalam akuarium
Habitat alami kura-kura adalah tinggal di tempat yang memiliki dasar pasir atau bebatuan. Alangkah baiknya Anda menyediakan pasir dan batu-batu kecil pada dasar akuarium atau bahkan kayu dan pipa bekas yang dapat dipergunakan sebagai terowongan untuk kura-kura bersembunyi.
3.    Air
Kura-kura termasuk salah satu hewan semi akuatik atau dapat hidup di darat dan di air. Akan tetapi, kebanyakan kura-kura kecil lebih baik dipelihara pada akuarium yang berisi sedikit air. Jika Anda meletakkannya pada akuarium yang sangat besar, jangan lupa untuk menyediakan tempat yang terapung atau di permukaan air untuk tempat berjemur kura-kura. Kura-kura memiliki kebiasaan untuk mencari permukaan air dan mencari titik sinar matahari.
4.    Makanan
Makanan yang dapat diberikan pada kura-kura adalah pelet kura-kura yang sudah banyak dijual di pasar hewan. Anda harus memberikan makan yang teratur pada kura-kura Anda, jangan sampai kura-kura terlihat sakit atau mati kelaparan karena Anda lalai memberi makan setiap hari.

Hal yang paling penting dalam merawat dan memelihara kura-kura adalah menjaga kebersihan kandang atau akuarium tempat tinggal kura-kura. Akuarium kura-kura seringkali cepat menimbulkan aroma yang tidak enak karena mungkin berasal dari makanan yang diberikan. Oleh karena itu, Anda harus membersihkan akuarium dengan cara mengganti air dan mencuci pasir dalam akuarium minimal 1 kali dalam seminggu. Pembersihan akuarium ini dapat menghindari kura-kura dari rasa tidak nyaman, stres, dan timbulnya penyakit seperti jamur pada kulitnya. [AD]

Comments

  1. Bagai mana jika dirumah ku tidak ada cahaya matahari atau aku pulang sekolah sudah tidak ada lagi cahaya matahari aku takut kura kura ku mati tolong beritahu caranya ya dokter

    ReplyDelete
  2. Dok,, air nya itu boleh air boleh pke air pdam atau kran nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh pakai air kran atau air pdam. namun harus dipastikan itu bersih ya. :)

      Delete
  3. Dok, kura2 kecil bisa bertahan tidak makan berapa hari ya ?? Trims dok

    ReplyDelete
  4. Dok kura saya kayak lemes gitu di kasih pelet nggak mau di kasih daun kangkung juga nggak mau solusinya gimana dok

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan

Lowongan kerja : PT. Sistem Manajemen Dewarangga

Dokter-hewan.net - Saya Zukhrufa - HR Recruitment dari PT Sistem Manajemen Dewarangga. Klinik Hewan PetPro (PT Penolong Hewan Indonesia dari Dewarangga Group) saat ini sedang membuka lowongan untuk posisi: Dokter Hewan Senior Dokter Hewan Junior Berikut saya lampirkan poster lowongan kerja untuk kedua posisi di atas.  Terima kasih sudah berkenan untuk membagikan informasi lowongan kerja di Klinik Hewan PetPro. Bantuan Anda sangat berarti bagi kami. Zukhrufa Nurillah - HR Recruitment PT. Sistem Manajemen Dewarangga Website: dewarangga.com Email: rekrutmen@dewarangga.com Alamat Kantor: Jl. Raya Cimatis No. 17 RT 003 RW 011, Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi