Skip to main content

Cara Mengganti Pakan pada Hewan

Dokter-hewan.net – Berbeda dengan manusia, hewan tidaklah mudah beradaptasi dengan hal yang baru, termasuk pakan atau makanan yang dikonsumsi sehari-hari.  Walau tidak menutup kemungkinan pada beberapa hewan cepat bosan terhadap 1 jenis pakan sehingga pemilik harus memberikan variasi pada pakan. Namun, bagaimana cara mengganti pakan yang baik dan benar? Berikut tipsnya.

Penggantian pakan pada hewan tidak boleh langsung diganti begitu saja atau 100%, namun sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit. Artinya, pakan lama dan baru harus dicampur sedikit demi sedikit. Skemanya adalah sebagai berikut:
•    Hari ke 1 - 3 : Pakan baru dicampur dengan pakan lama dengan komposisi pakan baru 25 % dan pakan lama 75%
•    Hari ke 4 - 6 : Pakan baru ditambah 50% dan pakan lama dikurangi menjadi 50%
•    Hari ke 7 - 10 : Pakan baru dinaikkan menjadi 75% dan pakan lama dikurangi menjadi 25%
•    Hari ke 11 : Pakan baru 100%

Perubahan yang terjadi saat mengganti pakan adalah konsistensi feses atau pupnya. Pada umumnya akan lembek atau seperti pasta. Jika feses tersebut lembek namun masih dalam jumlah yang wajar itu adalah normal, akan tetapi jika pada saat penggantian pakan feses berubah menjadi cairan dan diare berkali-kali, segeralah bawa ke dokter hewan langganan Anda. [HP]

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Fakta Unik Seputar Elang

Dokter-hewan.net – Siapa yang tak kenal dengan burung elang? Ya, Elang adalah salah satu burung yang dikenal sebagai predator penguasa udara. Burung elang dikategorikan sebagai unggas yang berdarah panas. Elang mempunyai bentuk tubuh dan warna sayap yang indah. Berikut fakta unik lainnya seputar Burung Elang (Eagle). Yuk disimak!  Burung elang dikenal sebagai burung yang memiliki penglihatan yang sangat tajam. Burung ini mampu melihat mangsanya dari jarak yang sangat jauh. Elang mampu melihat mangsanya sejauh 100 kaki di udara. Penglihatannya 8 kali lebih tajam dari penglihatan manusia normal.     Elang mempunyai kecepatan terbang hingga 300 km/jam terutama saat memburu mangsanya. Saat musim migrasi tiba, Elang mampu berpindah tempat ke berbagai belahan dunia.     Burung elang akan membuat sarang pada ranting pohon sebagai tempat tinggal dan tempat si betina bertelur. Namun, adapula jenis Elang yang membuat sarang di tanah. Burung elang tinggal di pepohonan dan berkembang bi

Cara Membedakan Kura-kura Jantan dan Betina

Dokter-hewan.net – Sebelum Anda memelihara dan merawat kura-kura, pastilah Anda bertanya-tanya tentang apakah kura-kura yang Anda miliki berjenis kelamin jantan atau betina. Pada dasarnya, ada beberapa bagian tubuh kura-kura yang bisa Anda perhatikan untuk membedakan jenis kelamin kura-kura tersebut, antara lain: 1.    Plastron Plastron merupakan cangkang kura-kura yang menutupi bagian bawah tubuhnya. Pada kura-kura jantan, plastronnya memiliki bentuk yang cekung ke dalam. Cekungan tersebut biasanya membantu kura-kura jantan saat akan memulai proses kawin. Sedangkan pada kura-kura betina, memiliki bentuk plastron yang rata. Hal ini tentu saja dapat memudahkan kura-kura betina saat akan menggali lubang untuk meletakkan telur-telurnya. Perbedaan pada plastron ini hanya dapat dilihat ketika kura-kura sudah dewasa dan matang kelaminnya, karena jika masih berukuran kecil atau belum dewasa, perbedaan plastron ini sangat kurang efektif dan kurang akurat. 2.    Kuku kaki Bentuk kuku kaki pa