Skip to main content

#Andaperlutahu - Benarkah Gajah Takut pada Tikus ?

Dokter-hewan.net – Teori mengatakan bahwa gajah sangat takut pada tikus. Beberapa teori tersebut mengatakan gajah takut pada tikus karena tidak menyukai tikus berlarian di kaki mereka, dan memanjati tubuh gajah, bahkan gajah sangat takut jika belalainya dimasuki oleh tikus karena tidak memiliki penutup khusus pada saat mereka tidur.

Akan tetapi, teori tersebut akhirnya terbantahkan oleh Richard Lair, seseorang yang telah mempelajari gajah selama 30 Tahun. “Saya pikir, mitos yang mengatakan tikus merangkak naik melalui belalai gajah sangat absurd karena gajah dapat dengan mudah meniupkan tikus tersebut keluar”. Namun, yang ditakutkan gajah adalah gerakan cepat dan hal yang mengagetkannya, mengingat gajah memiliki penglihatan yang kurang baik sehingga dia sangat tidak menyukai semua hal yang bergerak cepat, berisik namun tidak terlihat oleh kedua matanya.

Hal ini sejalur dengan pendapat John Hutchinson, seorang peneliti di structure and motion lab of the Royal Veterinary College in London, “Gajah kadangkala mudah gugup ketika sesuatu yang kecil dan cepat berada di sekitar mereka. Saya masih ingat satu kejadian ketika anjing lokal di Thailand berlarian di sekitar kami pada saat kami melakukan studi locomotor pada gajah. Gajah sangat tidak menyukai gonggongan anjing, hewan yang berlarian disekitarnya, khususnya ketika mereka tidak bisa melihat dimana anjing tersebut. Gajah tersebut panik dan berlari menuju bibir hutan.”

Berdasarkan kejadian tersebut, gajah bukanlah takut pada tikus melainkan takut pada hal yang tidak dapat dilihatnya dengan baik. Semua hewan yang bergerak cepat, termasuk manusia, dapat membuat gajah menjadi panik dan kurang bersahabat. [HP]

Source: http://www.livescience.com/33261-elephants-afraid-of-mice-.html

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Jerawat Kucing : Gejala, Diagnosa dan Terapi dari Chin “Blackhead” pada Kucing

Feline Acne Pengertian Jerawat Kucing (Feline Acne) adalah kelainan kondisi pada dagu kucing yang disebabkan oleh komedo ( blackhead ). Penyebab dari Jerawat Kucing Penyebab sebenarnya masih belum diketahui, namun beberapa factor dapat memicu terjadinya kelainan ini, termasuk stress, menurunnya system imun, praktik gromming yang tidak benar, dan kejadian atau efek dari penyakit lain, dermatitis dan kondisi minyak yang berlebihan yang disebabkan oleh folikel rambut yang tidak berfungsi dengan baik. Gejala jerawat kucing    Banyak komedo pada bagian dagu dan mulut kucing Dagu kucing terlihat kotor Komedo menyebabkan terjadinya abses Pada beberapa kasus, rambut rontok, dan adanya bengkak pada dagu. Menyebabkan rasa gatal sehingga kucing sering menggaruk dagu dan menyebabkan trauma pada dagu.   Dapat menyebabkan terjadinya infeksi sekunder.   Pada kucing Persia, kondisi ini dapat menyebabkan efek lipatan pada muka dan kulit.   Jerawat kucing dapat muncul pada se