Skip to main content

Rumah Sakit Hewan Pendidikan di Malang Resmi Dibuka!

Dokter-hewan.net – Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya resmi dibuka pada tanggal 2 Juni 2016 oleh Gubernur Jawa Timur, yakni Dr. H. Soekarwo. RSHP yang beralamatkan di Kampus 2 Univesitas Brawijaya, Puncak Dieng Eksklusif, Kecamatan Dau Kabupaten Malang ini beroperasi mulai Senin hingga Jumat pukul 08.00 – 16.00 dan Sabtu pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Menurut Rektor Universitas Brawijaya, M. Bisri, pembangunan RSHP penting untuk memberikan fasilitas praktik bagi para dokter hewan dan calon dokter hewan yang berkompeten. “RSHP dibangun guna mendukung kegiatan pembelajaran sehingga UB menghasilkan lulusan dokter hewan yang berdaya saing”, katanya pada Kamis (2/6).

Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) terdiri dari lima lantai. Lantai pertama menyediakan fasilitas ruang tunggu, ruang periksa, ruang avian, ruang x-ray, ruang USG, ruang rawat inap, ruang bedah, dan ruang pakan. Lantai dua terdapat laboratorium anatomi dan patologi. Lantai tiga terdapat laboratorium mikrobiologi, laboratorium reproduksi dan laboratorium bedah. Lantai empat terdapat laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (KESMAVET) dan lantai lima laboratorium histologi dan fisiologi.

Dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Aulanni’am menjelaskan bahwa RSHP sejak masih berbentuk klinik telah melayani kasus – kasus bedah patah tulang hingga traumatic brain injure. “Paling banyak permintaan grooming karena para penggemar anjing dan kucing di Malang cukup banyak”, jelasnya. Selain perawatan di rumah sakit, tenaga medis dari Fakultas Kedokteran Hewan juga bekerja sama dengan pemda. Diantaranya dalam pemantauan kesehatan hewan kurban saat Idul Adha. [HP]

Source: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/06/02/o853r1361-malang-miliki-rumah-sakit-hewan-pertama

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online?

Dokter-hewan.net - Seiring dengan perkembangan teknologi, seringkali antara pemilik hewan kesayanan dan dokter hewan terlibat diskusi di media sosial, fitur pesan dan lain sebagainya. Namun, sebagian besar pemilik hewan akan kecewa karena dokter hewan hanya memberikan arahan agar hewannya langsung di bawa ke dokter hewan terdekat, bukannya diberikan alternatif obat. Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online? Berikut adalah alasannya.  Dokter hewan bukanlah dukun Alasan utama adalah dokter hewan bukanlah dukun yang dapat merasakan kondisi hewan anda jarak jauh. Dokter hewan harus mengetahui riwayat penyakit hewan, kemudian melakukan pemeriksaan fisik. Mulai dari suhu, pernafasan, denyut jantung sampai ke hal yang sederhana misalnya kulit, kuku, telinga dan lain sebagainya. Ketika saat pemeriksaan fisik, dokter hewan akan memiliki banyak pertanyaan di dalam otaknya, apa saja penyakit yang memiliki gejala yang sama. Kemudian jika masih belum menemukan gejala spesifik …

Lowongan Kerja : Management Trainee Vaksin Unggas

Dokter-hewan.net - Perusahaan sing bergerak dalam produksi vaksin unggas mencari kandidat untuk posisi Management Trainee dengan kualifikasi sebagai berikut : Pria usia maksimal 27 TahunDiutamakan lulusan kedokteran hewan (fresh graduate) atau Pendidikan teknik industri, teknik mesin dan teknik elektro berpengalaman minimal 2 Tahun sebagai supervisor dan pernah memimpin anak buah. IPK 2,75 (Universitas Negeri) atau IPK 3 (Universitas Swasta Terkemuka)Penempatan di Kabupaten BogorHarus bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris baik tulisan maupun verbalBersedia melakukan perjalanan ke luar negeri Email CV ke santo@biotis.id, cc ke susantomurti@gmail.com

Benarkah puppies jantan mengalah kepada puppies betina?

Dokter-hewan.net - Tahukah kamu anak anjing atau puppies sudah mulai berinteraksi dan bermain bersama sejak usia muda, lebih kurang usia 7 minggu.  
Sebuah penelitian tentang animal behavior atau tingkah laku hewan menemukan fakta lucu tentang anak anjing, yaitu anak anjing jantan akan selalu mengalah dengan anak anjing betina ketika mereka bermain. 
Penelitian tersebut mengemukakan bahwa anak anjing jantan akan bermain lebih lembut (soft) kepada anak anjing betina agar betina menang, sehingga anjing betina akan terus bermain dengannya (anak anjing jantan). 
Penelitian tersebut juga mengemukakan bahwa, anak anjing yang sama dipersilahkan bermain dengan anak anjing jantan lainnya, namun perlakuan yang di dapat berbeda, yaitu anak anjing jantan akan berkompetisi satu sama lain dengan kuat, dan tidak mengenal ampun. 
Bagaimana menurut kalian? (hp).