Skip to main content

Hypertiroidisme pada Kucing

Dokter-hewan.net – Hipertiroidisme adalah kelainan glandula umum yang lebih sering terjadi pada kucing. Hipertiroidisme paling umum disebabkan oleh berlebihnya kandungan hormon thyroxine (hormon tiroid) yang lebih dikenal dengan nama T4 di dalam darah kucing.

Sejatinya, apakah yang menyebabkan adanya perubahan pada kelenjar tiroid? Ketika penyakit ini terjadi maka metabolisme tubuh akan mempercepat dan bekerja terlalu cepat. Hal ini menyebabkan organ – organ lain dalam tubuh menjadi bekerja di luar normal (sangat cepat). Jenis penyakit ini dapat mengarah ke masalah kesehatan kucing lainnya dan berakibat pada komplikasi di bagian tubuhnya.

Penurunan berat badan dan nafsu makan meningkat adalah gejala klinis yang yang paling sering ditemukan pada kasus ini. Weight loss atau penurunan berat badan terjadi 95 - 98% dari kucing yang menderita hipertiroidisme dan nafsu makan meningkat 67 - 81%. Haus yang berlebihan, urinasi (kencing) yang meningkat, hiperaktif, penampilan kucing berantakan, panting (terengah –engah) dan diare juga sering dilaporkan pada kasus hipertiroidisme. Muntah terjadi sekitar 50% pada kucing yang menderita. Gejala klinis yang nampak dapat disebabkan oleh peningkatan level T4 pada beberapa sistem organ. [HP]

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online?

Dokter-hewan.net - Seiring dengan perkembangan teknologi, seringkali antara pemilik hewan kesayanan dan dokter hewan terlibat diskusi di media sosial, fitur pesan dan lain sebagainya. Namun, sebagian besar pemilik hewan akan kecewa karena dokter hewan hanya memberikan arahan agar hewannya langsung di bawa ke dokter hewan terdekat, bukannya diberikan alternatif obat. Kenapa dokter hewan tidak bisa menyarankan obat secara online? Berikut adalah alasannya.  Dokter hewan bukanlah dukun Alasan utama adalah dokter hewan bukanlah dukun yang dapat merasakan kondisi hewan anda jarak jauh. Dokter hewan harus mengetahui riwayat penyakit hewan, kemudian melakukan pemeriksaan fisik. Mulai dari suhu, pernafasan, denyut jantung sampai ke hal yang sederhana misalnya kulit, kuku, telinga dan lain sebagainya. Ketika saat pemeriksaan fisik, dokter hewan akan memiliki banyak pertanyaan di dalam otaknya, apa saja penyakit yang memiliki gejala yang sama. Kemudian jika masih belum menemukan gejala spesifik …

Lowongan Kerja : Management Trainee Vaksin Unggas

Dokter-hewan.net - Perusahaan sing bergerak dalam produksi vaksin unggas mencari kandidat untuk posisi Management Trainee dengan kualifikasi sebagai berikut : Pria usia maksimal 27 TahunDiutamakan lulusan kedokteran hewan (fresh graduate) atau Pendidikan teknik industri, teknik mesin dan teknik elektro berpengalaman minimal 2 Tahun sebagai supervisor dan pernah memimpin anak buah. IPK 2,75 (Universitas Negeri) atau IPK 3 (Universitas Swasta Terkemuka)Penempatan di Kabupaten BogorHarus bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris baik tulisan maupun verbalBersedia melakukan perjalanan ke luar negeri Email CV ke santo@biotis.id, cc ke susantomurti@gmail.com

Benarkah puppies jantan mengalah kepada puppies betina?

Dokter-hewan.net - Tahukah kamu anak anjing atau puppies sudah mulai berinteraksi dan bermain bersama sejak usia muda, lebih kurang usia 7 minggu.  
Sebuah penelitian tentang animal behavior atau tingkah laku hewan menemukan fakta lucu tentang anak anjing, yaitu anak anjing jantan akan selalu mengalah dengan anak anjing betina ketika mereka bermain. 
Penelitian tersebut mengemukakan bahwa anak anjing jantan akan bermain lebih lembut (soft) kepada anak anjing betina agar betina menang, sehingga anjing betina akan terus bermain dengannya (anak anjing jantan). 
Penelitian tersebut juga mengemukakan bahwa, anak anjing yang sama dipersilahkan bermain dengan anak anjing jantan lainnya, namun perlakuan yang di dapat berbeda, yaitu anak anjing jantan akan berkompetisi satu sama lain dengan kuat, dan tidak mengenal ampun. 
Bagaimana menurut kalian? (hp).