Skip to main content

Tarsius yang Romantis dan Setia

Dokter-hewan.net – Binatang mamalia kecil yang kini hanya ditemukan di beberapa negara Asia Tenggara saja yakni di Indonesia, Malaysia, dan Filipina ini dikenal sebagai binatang yang setia pada pasangannya. Binatang nokturnal ini merupakan primata dari genus Tarsius yang bertubuh kecil dengan mata yang sangat besar. Masing – masing bola matanya berdiameter 16 milimeter, ukuran yang sama dengan seluruh otaknya.

Kepala Tarsius mampu berputar hingga 180 derajat seperti burung hantu, oleh sebab itu binatang ini sering disebut sebagai monyet hantu. Kemampuannya untuk melihat benda dengan hanya menggerakkan kepalanya membuat Tarsius menjadi tidak banyak bergerak, bahkan dalam menangkap mangsanya. Rambut Tarsius sangat lembut seperti beludru dan berwarna cokelat abu – abu, cokelat muda, atau kuning jingga muda.

Tarsius merupakan primata karnivora sejati. Apapun kondisinya, Tarsius tidak akan memakan tanaman. Binatang mungil ini hanya memakan serangga, reptil seperti kadal dan ular, kodok, burung, bahkan kelelawar. Tarsius merupakan predator yang sangat serius, karena mereka memburu dalam diam, mencari kesempatan pada mangsa yang mendekatinya, kemudian menangkapnya dengan cepat di udara.

Mengapa binatang ini diberi nama Tarsier? Kata Tarsier juga diambil dari kenyataan diri binatang ini, yakni memiliki tulang tarsu yang sangat panjang pada kakinya. Dari kata tarsu lah binatang ini disebut Tarsius ata Tarsier. Jari jemari yang panjang pada Tarsius berfungsi untuk meraih dan hinggap di dahan atau ranting pohon. Jari ketiganya sama panjangnya dengan seluruh panjang lengan atasnya. Keadaan anatomi tubuhnya menjadikan Tarsius sebagai pemanjat dan pelompat yang handal, dimana ia mampu melompat 40 kali dari panjang badannya dan terbang sekitar 16 kali dalam sekali lompat.

Meskipun binatang malam, Tarsius terkenal setia dengan pasangannya. Tarsius merupakan binatang monogami yang seumur hidupnya hanya memiliki satu pasangan. Apabila pasangannya mati, Tarsius tidak akan kawin lagi dan bertahan dengan kesendiriannya hingga ajal menjemputnya. Usia binatang ini tidaklah panjang, hanya sekitar 15 tahun saja. Usia pendek dan monogami inilah yang membuat Tarsius terancam keberadaannya di dunia. Selain itu, rusaknya hutan lindung dan sejumlah habitat juga ikut memperparah. Yang mengenaskan adalah ditangkapnya Tarsius sebagai bahan makanan untuk dikonsumsi anak muda dalam pesta minuman keras di Sulawesi Utara. Tarsius juga merupakan binatang yang mudah stres, sehingga apabila diletakkan dalam kandang, binatang ini akan melukai bahkan membunuh dirinya sendiri.

Oleh sebab itu, Tarsius termasuk salah satu binatang yang terancam punah dan patut untuk dilindungi. Menurut data yang dikumpulkan pada tahun 2008, jumlah Tarsius di daerah Sulawesi Utara tersisa hanya 1.800 ekor saja, padahal di tahun 1998 jumlah hewan ini masih mencapai 3.500 ekor. Untuk menghindari kepunahan tersebut, konservasi habitat adalah satu – satunya harapan. Perlindungan terhadap Tarsius tidak hanya berfungsi menyelamatkan keberadaannya saja, tapi eksistensi Tarsius di habitatnya dapat memberikan insentif secara ekonomi bagi daerah akibat dari pariwisata. Sumber dana yang terkumpul dapat digunakan untuk penelitian dan pemeliharaan Tarsius. Selain itu, keberadaan Tarsius di alam juga harus dijaga karena Tarsius sebagai pemakan serangga berperan sebagai pembasmi hama secara alami yang secara tidak langsung dapat membantu para petani. [AD]

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Jerawat Kucing : Gejala, Diagnosa dan Terapi dari Chin “Blackhead” pada Kucing

Feline Acne Pengertian Jerawat Kucing (Feline Acne) adalah kelainan kondisi pada dagu kucing yang disebabkan oleh komedo ( blackhead ). Penyebab dari Jerawat Kucing Penyebab sebenarnya masih belum diketahui, namun beberapa factor dapat memicu terjadinya kelainan ini, termasuk stress, menurunnya system imun, praktik gromming yang tidak benar, dan kejadian atau efek dari penyakit lain, dermatitis dan kondisi minyak yang berlebihan yang disebabkan oleh folikel rambut yang tidak berfungsi dengan baik. Gejala jerawat kucing    Banyak komedo pada bagian dagu dan mulut kucing Dagu kucing terlihat kotor Komedo menyebabkan terjadinya abses Pada beberapa kasus, rambut rontok, dan adanya bengkak pada dagu. Menyebabkan rasa gatal sehingga kucing sering menggaruk dagu dan menyebabkan trauma pada dagu.   Dapat menyebabkan terjadinya infeksi sekunder.   Pada kucing Persia, kondisi ini dapat menyebabkan efek lipatan pada muka dan kulit.   Jerawat kucing dapat muncul pada se