Skip to main content

Perbedaan Macam – macam Daging

Dokter-hewan.net – Daging sebagai salah satu produk asal hewan yang dapat menambah gizi dalam tubuh tentu perlu adanya keamanan dalam mengkonsumsinya. Banyaknya isu seperti pemalsuan daging sapi yang disamarkan dengan daging celeng menyebabkan perlunya pengetahuan untuk mempelajari perbedaan macam – macam daging yang dapat dikonsumsi masyarakat.


Berikut adalah beberapa cara membedakan macam – macam daging yang dapat diamati secara makroskopis atau secara fisik.

1. SAPI 

a. Daging anak sapi atau sapi muda
  • Pada umumnya pucat, kelabu putih sampai merah pucat dan menjadi tua
  • Terdiri dari serabut – serabut halus
  • Konsistensi lembek
b. Daging sapi potong
  • Warna merah pucat
  • Berserabut halus dan sedikit berlemak
  • Konsistensi liat
  • Bau dan rasa aromatis
c. Daging sapi perah
  • Warna merah muda
  • Terdapat lemak antara serabut daging berwarna kekuningan
2. KAMBING
  •  Daging lebih pucat dari daging domba
  • Lemak menyerupai daging domba
  • Jika kambing dikuliti, selamanya akan melekat rambut pada subkutan
  • Bau tidak enak
3. DOMBA
  •  Daging terdiri dari serabut halus yang sangat erat hubungannya
  • Warna merah muda
  • Kekenyalan cukup tinggi
  • Banyak ditemukan lemak di musculus dan subkutan dengan warna putih
  • Bau seperti domba atau amoniak
4. KUDA 
  • Warna daging merah kehitaman hingga coklat, dan karena pengaruh udara dapat berubah menjadi biru kehitaman
  • Serabut otot halus dan panjang, konsistensi padat, serta tidak ditemukan lemak diantara serabut
  • Bau dan rasa sedikit manis
  • Lemak berwarna kuning emas dan konsistensi lembek
5. KERBAU 
  • Pada umumnya konsistensi liat karena disembelih pada umur tua
  • Serabut otot kasar dan lemaknya putih
  • Rasanya hamper sama dengan daging sapi
6. BABI 
  • Pada umumnya, daging berwarna pucat hingga merah muda
  • Musculus punggung yang mengandung lemak umumnya kelihatan berwarna kelabu putih
  • Serabut halus, konsistensi padat dan berbau spesifik
  • Pada umur tua, daging berwarna lebih tua, sedikit lemak dan serabut kasar
  • Apabila daging dimasak, akan menjadi berwarna putih kelabu

Nah, itu tadi beberapa perbedaan dari daging – daging yang berasal dari hewan ternak. Setelah Anda mengetahui apa perbedaan dari masing – masing daging tersebut secara fisik, semoga Anda dapat memilih daging yang benar dan mengetahui mana daging yang layak untuk dikonsumsi. Meskipun masih perlu dilakukan beberapa pemeriksaan kualitas daging lainnya untuk mengetahui adanya pencemaran dan kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan manusia. [AD]

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Membuang Anjingnya Karena Hal Sepele, Catatannya bikin haru!

Dokter-hewan.net - Keji! Itulah ungkapan yang diutarakan oleh pet lover ketika membaca judul di atas. Bagaimana tidak, hewan yang seharusnya disayang namun dibuang dan ditelantarkan oleh seseorang yang berhati kejam seperti pria ini. Seorang pria di New Mexico terekam oleh CCTV ketika proses menelantarkan anjingnya. 
Awalnya pria tersebut datang ke restoran cepat saji di kota setempat mengendarai minibus berwarna hitam. Pria tersebut turun dari kendaraan bersama anjingnya. Saat masuk ke restoran cepat saji, anjing malang ini menunggu diluar sampai tuannya keluar setelah memesan pesanannya. Namun sayangnya, saat tuannya keluar, anjing tersebut tidak digubris lagi. Pria berhati beku ini, pura-pura tidak mengenali anjingnya dan pergi meninggalkan anjingnya di depan restoran tersebut. 
Untungnya anjing ini diselamatkan oleh tangan yang tepat dan segera ditempatkan di tempat yang aman dan segera dicarikan orang tua baru yang lebih bertanggung jawab. Namun, hal yang mengharukan terjadi saat…

Koksidiosis

dokter-hewan.net Koksidiosis sering juga disebut sebagai penyakit berak darah merupakan suatu penyakit parasiter yang disebabkan oleh koksidia famili Eimeriidae, dan genus Eimeria sebagai penyebab koksidiosis pada unggas. Penyakit ini merupakan dapat menyebabkan kematian dan hambatan pertumbuhan. Pada ayam dapat disebabkan oleh Eimeria tanella, E.necatrix, E.maxima, E.acervulina, E.brunetti, E.hagani, E.mitis, E.praecox, E.mivati, E.tyssarni, E.myonella dan E.gallinae. 
Ayam dapat menderita koksidiosis karena ayam menelan oocyst infektif yaitu oocyst yang mengalami sporulasi. Oocyst  dapat bersporulasi tergantung pada pH, temperatur dan kelembapan. Sporulasi terjadi 1-2 hari pada kondisi optimum 21° - 32° dan butuh kelembapan dan oksigen. Spesies yang ganas/patogen dapat menginvasi mukosa usus, tunika propria bahkansampai ke sub mukosa. sedangkan pada yang kurang patogen/ganas hanya menyebabkan kelainan-kelainan atau gangguan yang sifatnya superfisial atau permukaan saja. Apabila anak…

Lowongan Pekerjaan : THL DEPTAN Lampung

Dokter-hewan.net - Dibutuhkan segera Dokter Hewan sebagai THL Dokter Hewan DEPTAN untuk menggantikan dokter hewan yang lama. Lokasi penempatan Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Fasilitas :  Gaji THL PusatHonor Daerah 1 JutaMess PuskeswanKendaraan DinasTeman-teman yang menyenangkanInsyaallah banyak pasien Yang berminat hubungi :  081271238020 (Bu Anik) 085725878726 081366450877 (drh. Nia)