Skip to main content

Pencegahan dan Terapi Hipotiroidisme pada Anjing

Dokter-hewan.net – Seperti hal nya manusia, anjing juga memiliki berbagai kelenjar endokrin yang mengeluarkan zat – zat kimia yang disebut hormon. Kelenjar tiroid ada sepasang dan berbentuk kupu – kupu serta berlobus yang terletak di leher. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur tingkat metabolisme anjing. Jika kelenjar tiroid rusak, setiap sel dalam tubuh akan terpengaruh.

Kondisi hipotiroidisme merupakan salah satu penyebab anjing kelebihan berat badan. Oleh karena itu, jika anjing peliharaan Anda kelebihan berat badan, segeralah konsultasikan dengan dokter hewan langganan Anda dan pastikan lakukan evaluasi terhadap fungsi kelenjar tiroid anjing Anda. Langkah ini sebaiknya menjadi langkah pertama yang Anda lakukan, sebelum Anda mengubah pola diet makan anjing Anda. Hal ini karena apabila masalahnya memang karena hipotiroidisme, maka perubahan pola diet tidak akan membawa pengaruh yang signifikan terhadap berat tubuhnya. Pastikan Anda memberikannya air minum yang segar dan makanan yang lengkap dan gizi seimbang.

Pemeriksaan fisik dan informasi dari client dapat membantu dalam penentuan diagnosis hipotiroid pada anjing. Dokter hewan akan mencari tanda – tanda klinis hipotiroid selama dilakukannya pemeriksaan fisik secara menyeluruh, dan akan menanyakan tentang kondisi kesehatan serta perubahan pada anjing Anda.

Jika anjing Anda dicurigai terkena hipotiroidisme, maka akan dilakukan seangkaian tes darah. Pada umumnya, dokter hewan akan memeriksa kadar T3 secara keseluruhan, kadar TSH, kadar T4 secara keseluruhan, kadar T4 bebas dan respons terhadap TSH.

Setelah dipastikan anjing Anda mengalami hipotiroidisme, dokter hewan akan memberikan dosis harian hormon tiroid sintetik yang disebut dengan thyroxine. Sampel darah akan diambil secara berkala untuk menilai efektifitas obat, dan apakah perlu dibuat penyesuaian dosis atau tidak.

Pada umumnya semua gejala akan hilang setelah dilakukan perawatan dan pengobatan. Ditambah lagi dengan pemeriksaan secara terjadwal. Anjing yang mendapatkan perawatan hipotiroid yang tepat memiliki rentang usia yang normal dan dapat terus melanjutkan hidup. [AD]

Comments

Popular posts from this blog

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…

Lowongan Pekerjaan : THL DEPTAN Lampung

Dokter-hewan.net - Dibutuhkan segera Dokter Hewan sebagai THL Dokter Hewan DEPTAN untuk menggantikan dokter hewan yang lama. Lokasi penempatan Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Fasilitas :  Gaji THL PusatHonor Daerah 1 JutaMess PuskeswanKendaraan DinasTeman-teman yang menyenangkanInsyaallah banyak pasien Yang berminat hubungi :  081271238020 (Bu Anik) 085725878726 081366450877 (drh. Nia)