Skip to main content

Kenapa kucing mengubur kotorannya?

Dokter-hewan.net - Kucing merupakan hewan kesayangan yang sangat lucu dan menggemaskan, selain itu cat lover sangat mengidolakan kucing karena kucing sangat mencintai kebersihan, mereka dapat mencuci muka sendiri, mandi sendiri (self grooming) bahkan sampai mengubur kotorannya sendiri. Namun, apakah benar mereka mengubur kotorannya untuk kebersihan? 

Bagi manusia, kotoran kucing memiliki bau yang sama dan sangat menyengat, sehingga kebanyakan orang tidak menyukai baunya. Namun bagi kucing, kotoran mereka memiliki bau yang spesifik dan sangat mudah dibedakan dengan kotoran kucing lainnya. Kotoran yang dimaksud adalah feses dan urinasi (kencing). 

Kotoran hewan termasuk kucing, akan dijadikan sebagai tanda wilayah atau daerah yang didominasi oleh hewannya. Ketika kucing ingin menunjukkan daerah kekuasaannya mereka akan meninggalkan kotorannya tanpa dikubur sedangkan jika mereka tidak ingin mengganggu hewan yang dominan, maka mereka akan menguburnya. Tujuan utama mengubur kotorannya adalah kucing tidak mau kucing yang dominan merasa ditantang dan merasa di dominasi sehingga dengan dikubur akan menghilangkan bau tersebut. 

Bagaimana dengan kucing yang di rumah? 

Kucing merupakan hewan dengan naluri alami atau insting yang kuat, sehingga kebiasaan ini akan terus berlanjut. Namun, bedanya di rumah mereka akan melihat kebiasaan dari pemilik hewan kesayangan ini, disaat pemilik hewan hewan lebih dominan mereka akan melakukan hal yang sama, yaitu mengubur kotorannya. Dan sebaliknya, jika kucing lebih dominan mereka akan spraying (kencing untuk menandai wilayah) dan buang kotoran tanpa dikubur, walaupun bisa juga disebabkan hewan belum mengerti tata cara membuang kotoran sehingga harus diajarkan terlebih dahulu.

drh. Habyb Palyoga

Comments

  1. Maaf mau tanya Dok, sebaik kita buang kotoran kucing dimana y? sy sudah diprotes oleh satpam ... sebaiknya di kubur atau dibuang ke kali ? bagaimana kalo di jamban apa bisa? atau di kali yg mengalir? Maaf bgt ... selama ini buangnya di kali yg mengalir. Tapi sekarang diprotes warga. Makanya tolong bantu jawab y Dok.

    kucingnya biasa pupnya di litter box, pake pasir kucing biasa no 1 yg halus.

    ReplyDelete
  2. Maaf mau tanya Dok, sebaik kita buang kotoran kucing dimana y? sy sudah diprotes oleh satpam ... sebaiknya di kubur atau dibuang ke kali ? bagaimana kalo di jamban apa bisa? atau di kali yg mengalir? Maaf bgt ..Makanya tolong bantu jawab y Dok.

    kucingnya biasa pupnya di litter box, pake pasir kucing biasa no 1 yg halus.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Lowongan Kerja : PT. SANBIO LABORATORIES

Dokter-hewan.net - LOWONGAN KERJA
PT. SANBIO LABORATORIES (Produsen Vaksin Unggas)STAFF  RESEARCH AND DEVELOPMENT
LULUSAN DOKTER HEWAN
1. Diutamakan yang memiliki pengalaman di bidang Virologi (penyakit unggas)
2. Laki-laki maksimal umur 27 tahun
3. Memiliki IPK minimal 3.00
4. Disiplin,  teliti,  mampu bekerjasama dalam tim dan dibawah tekanan
5. Bertanggung jawab dan mau belajarkirimkan surat lamaran, curiculum vitae, FC Ijazah, dan transkrip nilai paling lambat tanggal 31 Januari 2019  ke email sanbiolabs@gmail.com

Lowongan Kerja : AW Clinic Tangerang

dokter-hewan.net
LOWONGAN KERJA!
Dibutuhkan Dokter Hewan di Aw Clinic Tangerang
1. Pria/wanita
2. Fresh Graduate welcome/ Berpengalaman(diutamakan)
3. Jujur, bertanggung jawab, amanah, rajin, sabar, mampu bekerja dalam tekanan, berkomitmen
4. Mampu bekerja dalam tim/ individu

Surat lamaran dilampirkan:
1. CV
2. Fc Ijazah SKH dan Drh
3. Fc Transkrip Nilai SKH dan Drh
4. Fc Surat Kompetensi
5. Foto 4x6
6. Fc KTP

CP:
081233938827

Seminar How to be a Good Small Animal Practitioner

Dokter-hewan.net
Dear para kolega dokter hewan dan mahasiswa koas
PDHB drh Cucu bekerjasama dengan PDHI dan ADHPHKI akan menyelenggarakan seminar How to be a Good Small Animal Practitioner 
🗓 12 - 14 April 2019 Tempat : Seminar 12 - 13 april (Hotel Danau Sunter - Sunlake) Workshop 14 April (klinik PDHB drh Cucu Sunter)
Pembicara :  1. Drh Lie Cucu Kartini 2. Drh Herlina 3. Drh Maulana ArRaniri Putra 4. Drh Agus Efendi 5. Drh Nova Anggraini 6. Drh Yehuda Laksana Aji 7. Drh Tiara Putri Sajuthi, MM
Topik  1. Basic Opthalmology 2. Basic Neurology 3. Basic Gastroenterology 4. Basic Cardiorespiratory 5. Basic Dermatology 6. Problem Oriented Approach 7. Basic Communication Skill 8. Workshop basic Physical Examination
Registration Fee - Dokter Hewan:  Rp. 2.500.000 - Koas : Rp 2.000.000
Limited hanya untuk 30 peserta
Contact Person : drh Aji (082140760787)