Skip to main content

Apa yang harus dilakukan saat kucing baru lahir?

Dokter-hewan.net - Kitten yang baru lahir sangat rumit merawatnya, apalagi jika indukan baru melahirkan pertama kali, dan tidak memiliki naluri untuk menjaga anak-anaknya. Sehingga pemilik akan pusing dan harus memutar otak untuk mengakalinya. Misalnya dengan mendekatkan bibir anak ke puting susu induk, memotong rambut disekitar puting dan lain sebagainya. Namun, bagaimana tindakan ideal jika anak kucing baru lahir ? 

Anak kucing, atau kitten yang baru lahir di kategorikan usia neonatal atau usia nol sampai dan usia 2 minggu (14 hari). Pada usia ini, normalnya anak kucing hanya meminum susu untuk mencukupi kebutuhannya, sehingga tidak perlu diberikan makanan lain sampai usia 14 hari. Kemudian interaksi dengan manusia harus dihindari (tidak ada interaksi jika tidak sangat dibutuhkan), dan semua tindakan hanya dilakukan oleh induknya. Kemudian mata akan membuka, serta belajar berjalan usia 14 hari. Namun pada kondisi ini anak kucing akan sangat rentan, karena mereka tidak bisa menjaga kehangatan tubuhnya, sehingga anak kucing harus selalu berada di dekat tubuh induknya. Dan terakhir anak kucing belum bisa membersihkan tubuhnya sendiri (grooming), sehingga harus dikerjakan oleh induknya. 

Beberapa hal yang harus dilakukan oleh pemilik jika kucingnya baru melahirkan atau memiliki anak berusia 0 - 14 hari. Antara lain : berikan makanan bernutrisi tinggi untuk induknya, atau susu formula khusus kucing agar kebutuhan nutrisi terutama kalsium tercukupi, kemudian, kucing dan anakan kucing hanya boleh disentuh saat dibutuhkan, atau diminimalkan interaksi dengan kucing, terutama kitten. Jika terpaksa menyentuhnya, pastikan menyentuhnya dengan lembut. Kemudian tempatkan kucing di tempat yang nyaman, aman dan hangat. 

Bagaimana jika indukan tidak mau menyusui? atau induk tidak ada? 
Semua tindakan induk harus digantikan oleh pemilik kucing, antara lain dengan menyusui kucing (kitten) dengan susu pengganti khusus kucing setiap 2 jam sekali, dan  wajib hukumnya menyeka (mengelap) bagian perianal kitten yaitu bagian anus dan penis/vagina, agar kucing terstimulasi buang air besar atau pipis sepertihalnya jilatan dari induk. Dan alat yang digunakan untuk menyeka adalah tisu hangat atau handuk hangat. 

Comments

Popular posts from this blog

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…

Lowongan Pekerjaan : THL DEPTAN Lampung

Dokter-hewan.net - Dibutuhkan segera Dokter Hewan sebagai THL Dokter Hewan DEPTAN untuk menggantikan dokter hewan yang lama. Lokasi penempatan Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Fasilitas :  Gaji THL PusatHonor Daerah 1 JutaMess PuskeswanKendaraan DinasTeman-teman yang menyenangkanInsyaallah banyak pasien Yang berminat hubungi :  081271238020 (Bu Anik) 085725878726 081366450877 (drh. Nia)