Skip to main content

Undangan : Silaturahmi Nasional Peternak Domba Kambing Indonesia

*UNDANGAN*
*SILATNAS V*
*SILATURAHMI NASIONAL PETERNAK DOMBA KAMBING INDONESIA*

Dokter-hewan.net - Saudara peternak sebangsa dan setanah air, satu tahun lamanya kita tidak bersua bertatap mata mencuri pandang, kini tiba saatnya kita untuk menjalin tali persaudaraan sesama peternak dalam acara SILATNAS 2017

kami mengundang seluruh insan pecinta ternak dan peternakan domba kambing untuk bergabung bersama kami dalam acara silatnas peternak domba kambing indonesia 2017

*BUPERTA CIBUBUR JAKARTA*
Jumat - Minggu, 22 - 24 September 2017

dihadiri oleh :
1. Ir. H. Joko Widodo : Presiden RI
2. Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP : Menteri Pertanian RI
3. Teten Masduki : Kepala Kantor Staff Kepresidenan/ Pembina HPDKI
4. drh. I Ketut Diarmita MP : Dirjen PKH Kementrian Pertanian RI
5. Ir. H. Yudi Guntara Noor : Ketua Umum DPP HPDKI
6. Bangun Dioro : Owner Bangun Karso Farm / Ketua Pelaksana Jambore Peternak Indonesia
7. Muhammad Imraan : Presiden Komunitas FB Peternak Domba Kambing Indonesia
8. Sumaryanto : Ketua Umum Perkumpulan Kambing Kaligesing Nasional/ PERKKANAS
9. Aprila Respati Adi/ Didik : Ketua Umum Perserikatan Peternak Kambing Domba Yogyakarta/ PPKDY
10. Bondan Danu Kusuma, SE : Ketua Umum Asosiasi Peternak Kambing Perah Indonesia/ ASPEKPIN
11. Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA : Ketua Umum Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia / ISPI
12. H. Teguh Arief Hidayat, SE : Presiden Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia/ ASPAQIN
13. drh. Priyo Indrianto : Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ternak Indonesia/ ASPETINDO

Nara Sumber :
1. Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah MSc  : Fakultas Peternakan IPB
2. Dr. drh. Denny Widaya Lukman, M.Si : Divisi Kesmavet, Fakultas Kedokteran Hewan IPB
3. Ir. Muhaimin Iqbal : Startup Center Indonesia
4. Suryono : Owner Tharraya Farm & King Milk

Moderator yang keceh - keceh :
1. drh. B. Bobby Chrisenta : Pakar Kefir Malang
2. Nizar Baasir : Owner Origin Dairy Farm, Cilacap
3. Doddy Domba Lubis, SE. MSi : Owner Saung Domba Internasional, Depok
4. Habib Alwi Alaydrus : Owner Mahir Farm, Bogor

Acara - acara
1. Temu Wicara bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo
2.Kontes Kambing Kaligesing
3. Kontes Domba Garut
4. Seni Tangkas Domba Garut
5. Pameran Berbagai Jenis Domba Kambing
6. Expo Produk-produk peternakan
7. Seminar Skill Up untuk para peternak
8. Pemecahan rekor MURI 100 ekor kambing guling
9. Kuliner domba kambing
10. Malam keakraban

Pendaftaran :
1. Dede Aditya : 0853 8664 2045
2. M. Rizqi        : 0857 7020 2935
3. Tb. Muhammad     : 0838 1901 7452

Biaya Partisipasi :
Rp. 300.000

Transfer ke rekening :
*0393-01-000626-300*
BRI Cabang Utama Bintaro
a/n Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia

Pendaftaran ditutup *15 September 2017*
_Terbatas hanya untuk 1.000 peserta_

Fasilitas :
1. Kartu anggota HPDKI
2. Kartu BRIzi isi Rp. 180.000
3. Penginapan 2 malam
4. Makan dan snack
5. File materi seminar
6. Kaos Silatnas

more info :
*Dana Vega S : HP/WA 0877 7546 8882*

_Pererat persaudaraan, kuatkan barisan bangga menjadi peternak Indonesia_

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan