Skip to main content

Pentingnya Early Neutering

Dokter-hewan.net - Apa sih early neutering itu? Early neutering merupakan tindakan sterilisasi pada hewan sebelum usia dewasa kelamin atau puber. Kapan sih mereka puber? Masa puber atau dewasa kelamin hewan terutama untuk kucing adalah pada umur sekitar 5-6 bulan.

Beberapa pertimbangan perilaku yang dapat di kontrol ketika early neutering adalah keagresifan, hiperaktif, pemalu dan marking. Menurut data penelitian yang diperoleh, early neutering dapat menurunkan intraspecific aggression dan risiko hyperactivity sekitar 30%. Early neutering juga dapat membuat cat cenderung pemalu. Semakin awal neutering, risiko pemalu akan bertambah sekitar 11% setiap bulannya.

Keuntungan dari dilakukannya early neutering ini adalah dapat mengontrol populasi, mengurangi bau urin, dan mengurangi spraying sekitar 87% dalam 6 bulan pertama. Jadi tidak menutup kemungkinan hewan yang sudah di neutering masih bisa spraying lagi, khususnya hewan jantan. Early neutering kurang dari umur 6 bulan juga dapat mencegah terjadinya testicular cancer dan prostate disease.

Nah, tapi nih, melakukan early neutering ternyata juga ada risiko nya. Pada hewan yang melakukan early neutering ternyata dapat berisiko menimbulkan inkontinensia sekitar 5-20%. Risiko lainnya adalah dapat muncul beberapa penyakit yakni Diabetes Mellitus dan obesitas. Hal ini disebabkan karena setelah neutering, aktivitas fisik pasti akan berkurang sekitar 50% dan nafsu makan akan meningkat dalam rentang waktu 48 jam. Hal ini menyebabkan body weight akan meningkat dalam kurun waktu sekitar 3 bulan pasca neutering. Dan hewan akan menjadi obes 5-11 tahun ke depan.

Kenapa? Kenapa terjadi perubahan nafsu makan setelah melakukan neutering?

Dalam tubuh, terdapat hormon estrogen sebagai hormon sex appetite suppressants. Hormon ini berfungsi untuk regulasi food intake. Namun, ketika dilakukan neutering, jumlah hormon estrogen akan berkurang, dan pengaturan regulasi asupan makanan menjadi energi dan metabolisme juga akan berkurang. Dan menyebabkan nafsu makan tak terkendali.
Oleh sebab itu, hal yang wajib dilakukan pasca neutering untuk mencegah hal-hal yang telah dijelaskan di atas adalah:
  1. Mengurangi asupan kalori makanan sekitar 30%. Porsi makanan boleh tetap seperti biasanya, tetapi kalori yang diberikan harus diturunkan.
  2. Kontrol pemberian pakan.
  3. Dan melakukan aktivitas atau exercise rutin.
So, jika kalian yang bener-bener ingin memelihara hewan kesayangan dan tidak ingin mengembangbiakkannya, ga ada salahnya untuk melakukan neutering. Karena untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit organ reproduksi mereka. 

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri.
Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam. 
Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal?
Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat besar. Anda bis…

Penyebab Bau yang Tidak Sedap Pada Kucing

Dokter-hewan.net - Kucing adalah hewan yang sangat mencintai kebersihan. Mereka akan melakukan selfgrooming jika merasa dirinya tidak dalam keadaan bersih. Namun, kadangkala pemilik hewan mengeluhkan bau yang tidak sedap dari hewan peliharaan mereka. Apa dan kenapa hewan mereka berbau tidak sedap? Berikut adalah sumber bau yang tidak sedap pada kucing kesayangan anda. 
Bau Mulut Kucing sehat tidak memiliki bau mulut. Penyebab paling umum bau mulut adalah dental disease (gangguan pada pergigian). Plag dan karang gigi adalah kasus paling sering yang menyebabkan dental disease. Plag dan karang gigi yang menempel di gigi dan gusi akan menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan) sehingga akan menimbulkan bau mulut yang tidak sehat.

Kebersihkan gigi juga sangat menentukan ada atau tidaknya bau mulut. Misalnya bahan makanan yang tersangkut dalam waktu lama di gigi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap juga. Selain itu, trauma di jaringan mulut dan tumor pada mulut juga menimbulkan bau yang…

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…