Skip to main content

3 Permintaan Kucing yang Wajib Kamu Tolak!

http://images6.fanpop.com/image/photos/41400000/Please-cats-41402829-1280-720.jpg
Dokter-hewan.net - Kucing merupakan hewan yang sangat hebat dalam menaklukkan hati pemiliknya. Kehebatan inilah yang membuat kucing menjadi salah satu hewan yang digambarkan sebagai raja dan pemilik kucing menjadi budaknya (ini becandaan loh ya, jangan terlalu serius). Nah! Jika kamu termasuk salah satu dari pemilik hewan yang selalu mengikuti keinginan kucingmu, sudah saatnya kamu mengikuti anjuran kami ya. Ada 3 Permintaan kucing yang wajib kamu tolak, karena akan membahayakan kesehatan bahkan nyawanya loh! Apa aja itu?
  • Minta Makan Lagi dan Lagi
Permintaan pertama yaitu kucing meminta makan lagi dan lagi. Hal ini umumnya di alami oleh pemilik hewan yang memiliki kucingnya kelebihan berat badan atau bahkan obesitas. Tahukah kamu, kucing juga mengalami penyakit diabetes, radang sendi bahkan jantungan? Jika kamu benar-benar sayang kucingmu sebaiknya hentikan kebiasaan jelek ini.

"Tapi kan kasian dok, dia mengeong terus dan melihat saya dengan iba!" 

Jika anda termasuk owner yang demikian, alangkah baiknya kamu ubah mindsetmu itu. 

"Segala sesuatu yang berlebih adalah buruk, jika saya memberikan makanan kepada kucing berlebihan maka kucing saya akan sakit. Jadi yang menyebabkan kucing saya sakit adalah saya. Jadi, Saya pemilik yang jahat"

Itulah mindset yang harus kamu tanamkan mulai dari sekarang. Jadi, berikanlah secukupnya saja. 

"Bagaimana cara menghitung kebutuhan kucing setiap hari dok? "

Tentunya video ini akan membantu kamu dalam menghitung kebutuhan kalori kucingmu setiap harinya. 
Selain itu, kamu juga harus memberikan jadwal makan kucingmu! Tidak ada istilah jam makan setiap saat, yang ada hanya jam makan pagi, siang dan malam. Jika kamu bisa memberikan 3x sehari bagus, namun jika mampu memberikan 2x sehari saja cukup, namun dengan kebutuhan yang baik (sesuai yang diajarkan di video di atas).

So, jangan ikutin lagi permintaannya yang mau makan terus dan terus ya!
  • Keluar Rumah Mencari Kekasih
Permintaan kedua yang harus kamu tolak yaitu saat kucingmu ingin keluar rumah untuk mencari kekasihnya. Kenapa demikian? Ada beberapa hal yang dapat terjadi di luar rumah, antara lain : kecelakaan lalu lintas, berkelahi dengan kucing lain, kucing hilang dan tidak tahu jalan pulang serta terinfeksi penyakit. 

"Tapi, kan saya harus memberikan dia kebebasan untuk kawin dok?"

Iya benar, kamu harus memberikan kebebasan untuk mengekspresikan natural behaviournya, tapi...

"harus bertanggung jawab ya!" 

Bertanggung jawab yang kami maksud, kamu carikan dia lawan jenisnya untuk bermadu kasih agar hasratnya terpenuhi. Selain baik buat kucingmu, akan baik juga pada keturunannya nanti, serta sedikit banyak kamu akan membantu mengontrol populasi kucing di luar sana. Bayangkan saja kalau kamu punya pejantan dan mengawini kucing di luar sana. Apakah kamu tidak merasa bersalah?
  • Kawin di Usia Dini
Ketiga! Kawin di usia dini. 

"Dok, kok kawin melulu sih?"

Iya, memang kawin lagi. Karena banyak sekali kesalahan terjadi disini dan membahayakan kesehatan kucing, baik induk maupun anaknya. 

Tahukah kamu, kucing yang masih muda (belum siap kawin) memiliki resiko lebih tinggi untuk distokia atau kelainan pada saat melahirkan. Bisa saja dia keguguran, kesulitan dalam melahirkan atau bahkan tidak memperhatikan anaknya. 

"Emang syarat yang harus dipenuhi sebelum kawin apa aja dok?"

Pertama umur, pada kucing betina setidak-tidaknya dia sudah berumur 1,5 Tahun dan usia 1 Tahun untuk kucing jantan. Kemudian kucingmu juga harus dalam keadaan baik, yaitu berat badan yang sesuai dengan rasnya, dan bentuk badan yang proporsional. Jikalau salah satu saja tidak terpenuhi, alangkah baiknya kawin di urungkan dan ditunggu sampai kucingmu siap. Dan jikalau kucingmu ada kelainan, misalnya testisnya hanya satu, kami sarankan agar langsung di steril saja agar tidak diteruskan ke keturunan selanjutnya. 

Jadi? Bagaimana? 
Apakah kamu sudah bisa menolak ketiga permintaan diatas? 
Kalau belum siap, alangkah baiknya dipersiapkan! 
Selamat mencoba :) 

Comments

Popular posts from this blog

Penyebab Bau yang Tidak Sedap Pada Kucing

Dokter-hewan.net - Kucing adalah hewan yang sangat mencintai kebersihan. Mereka akan melakukan selfgrooming jika merasa dirinya tidak dalam keadaan bersih. Namun, kadangkala pemilik hewan mengeluhkan bau yang tidak sedap dari hewan peliharaan mereka. Apa dan kenapa hewan mereka berbau tidak sedap? Berikut adalah sumber bau yang tidak sedap pada kucing kesayangan anda. 
Bau Mulut Kucing sehat tidak memiliki bau mulut. Penyebab paling umum bau mulut adalah dental disease (gangguan pada pergigian). Plag dan karang gigi adalah kasus paling sering yang menyebabkan dental disease. Plag dan karang gigi yang menempel di gigi dan gusi akan menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan) sehingga akan menimbulkan bau mulut yang tidak sehat.

Kebersihkan gigi juga sangat menentukan ada atau tidaknya bau mulut. Misalnya bahan makanan yang tersangkut dalam waktu lama di gigi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap juga. Selain itu, trauma di jaringan mulut dan tumor pada mulut juga menimbulkan bau yang…

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri.
Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam. 
Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal?
Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat besar. Anda bis…

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…