Skip to main content

Tahapan-tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Landak

Dokter-hewan.net - Anak landak atau lebih dikenal dengan nama hoglet saat lahir tidak punya duri loh! Selayaknya anak tikus, mereka lahir dalam kondisi sedikit bulu berwarna merah dan matanya masih tertutup. Daripada bingung, yuk kita bahas tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak landak satu persatu. Yuk! 

Saat dilahirkan, anak landak hanya memiliki sedikit rambut halus namun memiliki bentukan seperti jerawat berwarna pink, diyakini bentukan seperti jerawat ini adalah bakal duri landak. Kemudian mata dan telinganya masih tertutup, belum memiliki gigi serta bekas tali pusar masih terlihat jelas. 

24 jam setelah dilahirkan. Anak landak akan memiliki duri pertamanya berwarna putih,tegak namun flexible. Duri lembut ini tumbuh dari bentukan jerawat yang kita bahas sebelumnya. Namun, mata dan telinganya masih tertutup, gigi belum tumbuh,

2 hari setelah dilahirkan. Duri generasi kedua akan muncul. Duri generasi kedua ini berwarna kecoklatan (pada jenis albino akan tetap putih) dan lebih kuat. Namun mata dan telinganya masih tertutup serta belum memiliki gigi.

Usia 2 minggu, duri yang berwarna putih dan coklat akan sama panjang, kemudian mata dan telinga mulai terbuka (terbuka sempurna pada usia 17 hari) dan gigi susu sudah mulai berganti. 

Usia 3 minggu, duri putih sudah tertutup sempurna oleh duri yang berwarna coklat, mata dan telinga terbuka sempurna dan gigi susu terus berganti. Pada usia ini anak landak akan mulai mengikuti induknya berjalan dalam rute yang pendek. 

Usia 4 minggu, duri sudah sepenuhnya berwarna coklat, gigi susu masih terus berganti dan landak sudah bisa roll up (menggulung sempurna). 

Usia 5 - 6 minggu, anak landak sudah pisah sapih serta sudah mandiri atau tidak bergantung dengan induknya lagi. 

2 - 3 bulan, bagian tulang metacarpal dan phalangeal epiphyses sudah terlihat saat di x-ray (keperluan medis)

3 - 4 bulan, gigi susu sudah bertukar dengan gigi permanen. 

12 bulan, gigi permanen sudah terbentuk sempurna dan sudah dewasa secara seksual. 

Begitulah tahapan pertumbuhan dan perkembangan landak sampai dia dewasa. Mudah-mudahan kamu tidak memiliki kebingugan lagi ya, kalau ada anak landak di rumahmu. Semoga bermanfaat. :) (hp)

Comments

Popular posts from this blog

Penyebab Bau yang Tidak Sedap Pada Kucing

Dokter-hewan.net - Kucing adalah hewan yang sangat mencintai kebersihan. Mereka akan melakukan selfgrooming jika merasa dirinya tidak dalam keadaan bersih. Namun, kadangkala pemilik hewan mengeluhkan bau yang tidak sedap dari hewan peliharaan mereka. Apa dan kenapa hewan mereka berbau tidak sedap? Berikut adalah sumber bau yang tidak sedap pada kucing kesayangan anda. 
Bau Mulut Kucing sehat tidak memiliki bau mulut. Penyebab paling umum bau mulut adalah dental disease (gangguan pada pergigian). Plag dan karang gigi adalah kasus paling sering yang menyebabkan dental disease. Plag dan karang gigi yang menempel di gigi dan gusi akan menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan) sehingga akan menimbulkan bau mulut yang tidak sehat.

Kebersihkan gigi juga sangat menentukan ada atau tidaknya bau mulut. Misalnya bahan makanan yang tersangkut dalam waktu lama di gigi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap juga. Selain itu, trauma di jaringan mulut dan tumor pada mulut juga menimbulkan bau yang…

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri.
Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam. 
Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal?
Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat besar. Anda bis…

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…