Skip to main content

Kucingmu Hilang? Coba Cari dengan Cara Ini!

Dokter-hewan.net - Hewan kesayangan tiba-tiba hilang merupakan sebuah bencana bagi pecinta hewan, khususnya hewan yang belum pernah keluar rumah, dan dipastikan tidak tahu jalan balik ke rumah jika bermain terlalu jauh. Pemilik hewan tentunya akan sangat cemas serta akan berusaha untuk mencari hewannya. Mulai berjalan menyisiri area rumah, memajang foto di tempat ramai, bahkan meminta bantuan netizen untuk menemukan hewannya. 

Hal yang serupa juga menimpa Debby Aditya, pemilik kucing dengan nama Steve. Kucing Steve tiba-tiba kabur keluar rumah sesaat ibundanya Debby membuka pintu, dan saat itulah si Steve tidak kunjung kembali kerumah. Di dalam kepanikan, Debby Aditya mencoba mencari Steve di sekitar rumahnya. Saat dilanda kebingungan, tiba-tiba Debby teringat tentang kisah pencarian kucing dari Jepang, yaitu dengan meminta bantuan kepada kucing-kucing liar di area tersebut. Awalnya Debby Aditya tidak percaya, namun karena kehilangan akal, akhirnya dia mencobanya. 

Kucing Steve (source)
Berikut kisah yang diceritakan Debby Aditya di linimasa facebooknya : 

Guys, inget gak kemaren tuh sempet ada post viral yang kata orang Jepang kalau kita kehilangan kucing, coba minta tolong ke kucing liar sambil sebut nama kucing kita, ntar kucing kita balik pulang.

Gue iseng nyoba... dan beneran bisa anjir :"))

Jadi, kucing gue a.k.a Steve tadi pagi kabur ke luar pas bokap masuk rumah. Tapi ya karena panas, gue mager langsung narik dia ke dalam, jadi gue biarin dia beberapa jam dulu. Sampai akhirnya udah siangan, nyokap sama gue nyariin dia gak ketemu-ketemu. Udah mulai ngomel tuh nyokap ke bokap gue wk. Nyokap gue cerita sebelumnya Steve sempet hampir hilang karena kabur ke gang sebelah, jadi kita maksa tetep nyari tapi akhirnya karena makin panas, kita mulai capek dan pusing jadi balik ke rumah dulu.

Sebelum balik, gue cerita ke nyokap soal rumor dari Jepang ini. Terus kebetulan selama kita nyari Steve, kucing-kucing liar di gang rumah gue pada keluar wkwk. Akhirnya gue samperin salah satunya dan bilang, "Kalau ketemu Steve, tolong bilangin disuruh pulang ya." But karena kucing itu ngelihatin gue cuek terus balik nyusuin anak-anaknya, ya gue cuma ketawa aja. Gak ngarep banyak sih honestly, masih setengah percaya juga.

Gak tahunya, beberapa lama setelah kita masuk rumah, mungkin sekitar 30 menitan, gue denger suara meong dari luar. Dan kebetulan pula kucing yang gue minta tolong ini coraknya mirip Steve, jadi gue pikir itu dia. Gue udah heboh keluar, eh ternyata bukan Steve, tapi ya kucing yang gue minta tolong sebelumnya.

Kucing itu nunggu depan pagar dan ngeong terus selama gue belum buka. Ya gue bingung, tapi setelah itu gue buka pagar dan akhirnya gue notice ada kucing lagi di balik pagar rumah depan gue. Pas kucing ini ngeong lagi, ternyata yang keluar dari rumah depan itu Steve. Dia lari sampai nih dua kucing saling nempelin hidung terus kucing yang gue minta tolong itu nge-hiss kek ngomelin terus biarin Steve masuk ke dalam rumah.

Yang menariknya di sini... Setelah Steve pulang, kucing itu langsung pergi ninggalin kita gitu aja. Padahal di awal gue pikir dia mau minta makan kayak biasa (iya kucing itu kadang ke rumah gue minta makan, gak peduli Steve ada di sana). Literally kek, "Nah si bocah udah pulang, waktunya gue pulang juga." Wkwkwk.

Well, gue gak tahu intention sebenarnya apa, tapi akhirnya tetep aja gue bilangin pas dia pergi, "Terima kasih sudah mengantar Steve!"

But thanks to this event, nyokap gue jadi percaya rumor Jepang yang gue bilang terus ngasih tahu adek-adek dan bokap 😂😂😂 Kayaknya next time Steve hilang, bukan masalah lagi heuheu hopefully 👌

Sungguh kisah yang menarik bukan? Jika kucingmu belum kembali, tidak ada salahnya mencoba bukan? 

Sumber : Debby Aditya

Comments

Popular posts from this blog

Lowongan Kerja : Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Penempatan Tangerang Selatan

Dokter-hewan.net - Drh. Vizta mencari dokter hewan praktisi hewan kecil dengan persyaratan sebagai berikut.

Persyaratan :

Pria/WanitaFresh graduate/berpengalamanBerfokus di bidang praktisi hewan kecilMempunyai semangat belajar yang tinggiMampu bekerja sendiri maupun timMampu bekerja di bawah tekanan Lokasi : Tangerang Selatan (Ciputat dan Bintaro)
Silahkan kirimkan :  Surat LamaranCVFotoKTPIjazah SKH dan DrhTranskrip SKH dan Drh ke email : novizta.au@yahoo.com
Informasi lebih lanjut : 085702518587 (drh. vizta)


Seberapa Banyak Saya Harus Memberikan Makan ke Anak Kucing?

Dokter-hewan.net - Anak kucing memang sangat menggemaskan. Matanya besar, tingkahnya yang lucu dan seringkali menimbulkan decak 'awww' kepada setiap orang yang melihatnya. Tidak peduli itu kucing miliknya sendiri, milik temannya, bahkan kucing jalanan sekalipun. Semua orang menyukai anak kucing.

Pertumbuhan anak kucing sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang diterimanya. Makanan pada anak kucing mungkin terlihat simpel, namun jika dilaksanakan tidak sesimpel yang kamu bayangkan. Berikut adalah aturan yang ideal saat memberikan makanan kepada anak kucing atau kitten.

Usia 0 - 4 minggu
Usia ini adalah usia yang paling rentan, anak kucing sangat lemah dan ringkis. Sedikit kesalahan saja dapat mengancam nyawa si anak bulumu. Hal yang paling sering saya temukan adalah pemilik hewan yang terlalu dini memberikan makanan padat kepada anak kucing, harusnya mereka hanya meminum susu saja, namun dipaksa untuk memakan-makanan untuk kucing di atas 4 minggu.

Idealnya, kucing usia 0 - 4 minggu …

Seminar & Workshop : Acupuncture: Enhancing Equine Medicine with Alternative Therapy

Dokter-hewan.net - Klub Kuda Universitas Airlangga memperpanjang pendaftaran program edukasinya, adapun pengumumannya sebagai berikut :

PENDAFTARAN DIPERPANJANG
[EDUCATION PROGRAM 2019]
Airlangga Equine Club proudly present National Seminar and Workshop "Acupuncture: Enhancing Equine Medicine with Alternative Therapy"
Dengan narasumber ahli di bidangnya: 1. Prof. Dr. R. Tatang Santanu A., drh., Ms., TOT AKP sebagai Guru Besar Universitas Airlangga dan TOT Master Akupuntur. 2. Drh. Silfiana Ganda Kesuma Ketua ONT Asosiasi Akupuntur dan Terapi Integratif Indonesia (AKTIVI). 3. Drh. Dina D. Guntaran, CVA.,  Certified Veterinary Acupuncturist (CVA)
Akan diselenggarakan di:  Aula Kahuripan Lt. 3, Gedung Rektorat, Universitas Airlangga pada 19 Oktober 2019.  Trotter Equistarian Center Surabaya Riding School pada 20 Oktober 2019.
Benefits : ⚡Sertifikat ber-skp ⚡Seminar kit ⚡Snack ⚡Lunch
Ilmu yang akan diperoleh: 🧠 Penggunaan terapi akupuntur di dunia medis modern 🧠 Mencoba langsung…