Skip to main content

Mengandangkan kucing hukumnya haram?

Dokter-hewan.net - Seorang klien yang berasal dari United Kingdom (UK) bertanya kepada saya tentang tetangganya. Dia berkata :"Dokter, kenapa ya, tetangga saya memelihara kucing, dan dia sayang dengan kucingnya. Namun, kucingnya di dalam kandang setiap hari, dan tidak pernah dikeluarkan. Ini pertama kali saya melihatnya, di tempat saya (UK), tidak pernah saya lihat hal seperti itu, apakah itu disarankan demikian?"

...mendengarkan pertanyaan itu, saya terenyuh dan merasa mundur jauh ke tahun sebelum masehi. Betapa jauhnya kita tertinggal dari negara maju seperti UK. 

Hal itulah yang membuat saya ingin sekali sharing tetang hal yang sederhana ini, namun sangat mencerminkan keterbelakangan kita saat ini. Dan saya memilih judul yang fenomenal agar postingan ini dibaca dan bikin orang pensaran sehingga lebih banyak orang yang terbuka matanya, jadi mohon dimaklumi. 

Menanggapi pertanyaan klien tersebut, saya langsung menjelaskan dengan santai. 

"Ini adalah hal yang tidak benar menurut ilmu kedokteran hewan (kesejahteraan hewan), karena pada salah satu poinnya dinyatakan bahwa hewan harus bebas mengekspresikan dirinya. Namun di dalam kandang, hewan tidak bebas dan sangat terbatas, jangankan untuk memanjat sana sini, untuk meluruskan kakinya sudah susah. Jadi mohon jangan ditiru, ungkap saya."

...kemudian saya menambahkan, tidak semua orang disini memelihara kucing seperti itu, namun kebanyakan memang demikian karena pengaruh budaya setempat". 

Jadi, untuk meluruskan itu semua, hari ini saya share 10 Alasan kucing boleh di kandangkan (halal), namun jika 10 poin itu tidak terdapat di kucing kalian, berarti haram untuk dikandangkan! 

  1. Kucing dalam masa pelatihan untuk menggunakan litter box, sehingga boleh di latih di dalam kandang. 
  2. Menjinakkan kucing yang liar
  3. Kucing dalam masa karantina 
  4. Saat mengenalkan kucing baru
  5. Proses penegakan diagnosa pada kucing yang lebih dari satu di rumah
  6. Kucing dalam masa pemberian obat atau terapi
  7. Mengenalkan lingkungan baru
  8. Kandang sebagai alat training
  9. Kucing suka kabur dan keluyuran
  10. Masa kawin
Jadi, kalau kucing kamu tidak ada dalam 10 poin itu, haram bagi mereka untuk di kandangkan. Untuk melihat penjelasan lengkapnya dari saya, silahkan simak video di bawah ini : 


Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan