Skip to main content

Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar

Dokter-hewan.net - Hari raya idul adha sebentar lagi akan datang, artinya hari penyembelihan hewan kurban semakin dekat. Semua umat muslim yang mampu akan membagi-bagikan daging kurban bagi yang membutuhkan. Sehingga, pada hari itu semua orang akan memiliki jatah dagingnya masing-masing bahkan lebih dari kebutuhannya sehari-hari, sehingga kita harus menyimpannya. Namun, tahukah kamu. Jika proses penyimpanan yang tidak benar, akan membuat daging cepat busuk bahkan akan menjadi racun jika dimakan nantinya. Oleh sebab itu, Drh. Supriyanto dalam akun facebooknya memberikan tips penanganan daging kurban : cara menyimpan daging yang benar. Berikut ulasan beliau di linimasa facebooknya : 

Monggo..
Dipersilahkan share

Tips Penanganan Daging Qurban
Cara menyimpan daging yang benar
Oleh : Drh. Supriyanto MVPH.
(Dokter hewan Kota Yogyakarta)

Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar pemirsa sekalian,

berikut ini saya sampaikan lagi beberapa tips seputar penanganan daging hewan Qurban.

Nah......setelah mendapatkan jatah daging hewan qurban, biasanya ada yang langsung dimasak atau sebagian disimpan. untuk yang langsung dimasak biasanya pertanyaannya adalah sebelum dimasak, sebaiknya daging dicuci atau tidak? 
dan untuk kawan2 yang biasanya mendapatkan jatah daging lebih atau pengen menyimpan daging dalam waktu lama,
berikut ini saya sampaikan beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat.

1.Daging sebaiknya dicuci atau tidak?

Daging pada dasarnya bisa dikatakan bersih dari kuman atau hanya mengandung sedikit kuman. Perlakuan pada waktu pemotongan seperti pengulitan, pengeluaran jerohan, pengirisan daging bisa menyebabkan adanya cemaran bakteri ke permukaan daging. 
Pencucian daging memang terbukti mengurangi jumlah kuman dalam daging. Namun pencucian yang dilakukan dengan air mengandung kuman (misalnya air sungai) justru akan menyebabkan bertambahnya jumlah kuman. 
Pencucian yang dilakukan pada daging kemudian dibiarkan ditaruh dalam udara terbuka, dan tidak langsung dimasak juga terbukti bisa menyebabkan pertambahan jumlah kuman,
karena air yang bercampur dengan daging adalah media yang sangat baik bagi kuman untuk berkembang biak.

Jadi sebaiknya dicuci atau tidak? 
Boleh dicuci tapi harus segera dimasak atau disimpan dalam lemari beku suhu di bawah 0 C (beberapa kuman mungkin tidak mati oleh suhu dingin tapi terhambat untuk berkembang biak). Seandainya tidak dicuci, pastikan bahwa proses pemotongan dan penanganan daging dilakukan dengan bersih.


2.Bagaimana cara menyimpan daging di Kulkas/freezer?

a. Pastikan daging tidak dicampur antara sapi dengan kambing, selain menghindari bau prengus juga meminimalkan jumlah cemaran kuman.

b. daging yang memar dan kotor sebaiknya diiris dan tidak dicampur dengan daging yang bagus.

c. Hindari mencampur daging, tulang dan jerohan putih (usus, babat) karena jerohan bisa mengandung lebih banyak kuman.

d. Untuk pengemasan/ penyimpanan hati dan ginjal sebaiknya terpisah dari daging, karena setelah diiris2 dan dikemas, biasanya hati akan cenderung basah dan mengeluarkan darah yang membuat daging menjadi basah dan cepat busuk, sedangkan ginjal sebagai tempat penyaringan air kencing kadang sedikit berbau pesing.

e. simpan daging dalam tempat sesuai porsi masak, misalnya mempunyai daging 1 kg dengan jumlah keluarga 3 orang, dengan porsi sekali masak 200gram, maka daging sebaiknya dibagi menjadi 5 bagian (per 200gram) dan disimpan dalam 5 tempat khusus yang dipisah, misalnya plastic, atau tupper ware ( jadi tahu sekarang, kenapa istri saya suka sekali beli perkakas ini). Penyimpanan per porsi masak memudahkan dalam melakukan thawing (mencairkan daging beku), karena hanya mengeluarkan daging sesuai porsi masak.
daging yang keluar masuk kulkas untuk dithawing dan dibekukan berulang2 akan kehilangan komponen2 penting dalam daging yang larut berkali2 bersama air yang keluar. akibatnya kandungan nutrisi daging akan jauh berkurang,




f. Menyimpan daging dalam bentuk pipih akan lebih mudah untuk di Thawing daripada bentuk bulatan.

g. Tandai dengan kode dan tanggal penyimpanan, hal ini dilakukan untuk menghindari tercampur dengan daging baru atau mengingatkan tanggal simpan. system FIFO (first in first out) bisa diterapkan. Pada dasarnya daging yang disimpan dalam suhu dingin (<0 C) dengan cara yang benar bisa tahan sampai 6 bulan atau bahkan lebih.

3. Bagaimana cara thawing (mencairkan daging beku dan keras) dari lemari beku?

Cara Thawing berpengaruh pada kualitas daging yang dimasak. Daging yang dimasak masih dalam keadaan dingin dan keras menyebabkan proses matang yang tidak sempurna, bagian luar daging mungkin sudah matang tapi bisa saja bagian masih mentah. Dalam kondisi tersebut bisa saja daging bagian dalam masih mengandung kuman yang bisa menyebabkan sakit.

Men Thawing daging dalam air atau dalam ruangan terbuka beresiko tercemar dan terjadi perkembangbiakan kuman. Thawing dengan merendam dalam air juga menyebabkan larutnya kandungan zat2 penting dalam daging.

Sebelumnya, pastikan apa yang akan anda masak dan tentukan daging dari jenis apa, bagian mana dan jumlah berapa yang akan dimasak. 
Thawing yang aman adalah menyimpannya dalam chiller lemari es (kalau saya mau masak daging di pagi hari, malam hari sebelum tidur biasanya daging dari freezer mulai saya taruh di chiller, kalau mau masak sore, ya pagi sebelumnya mulai saya taruh di chiller) atau dengan microwave.

Terimakasih
..semoga bermanfaat

Wassalamualaikum Wr. Wb

Bagaimana? Sudah tahu cara menyimpan daging kurban yang baik dan benar? 

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Fakta Unik Seputar Elang

Dokter-hewan.net – Siapa yang tak kenal dengan burung elang? Ya, Elang adalah salah satu burung yang dikenal sebagai predator penguasa udara. Burung elang dikategorikan sebagai unggas yang berdarah panas. Elang mempunyai bentuk tubuh dan warna sayap yang indah. Berikut fakta unik lainnya seputar Burung Elang (Eagle). Yuk disimak!  Burung elang dikenal sebagai burung yang memiliki penglihatan yang sangat tajam. Burung ini mampu melihat mangsanya dari jarak yang sangat jauh. Elang mampu melihat mangsanya sejauh 100 kaki di udara. Penglihatannya 8 kali lebih tajam dari penglihatan manusia normal.     Elang mempunyai kecepatan terbang hingga 300 km/jam terutama saat memburu mangsanya. Saat musim migrasi tiba, Elang mampu berpindah tempat ke berbagai belahan dunia.     Burung elang akan membuat sarang pada ranting pohon sebagai tempat tinggal dan tempat si betina bertelur. Namun, adapula jenis Elang yang membuat sarang di tanah. Burung elang tinggal di pepohonan dan berkembang bi

Cara Membedakan Kura-kura Jantan dan Betina

Dokter-hewan.net – Sebelum Anda memelihara dan merawat kura-kura, pastilah Anda bertanya-tanya tentang apakah kura-kura yang Anda miliki berjenis kelamin jantan atau betina. Pada dasarnya, ada beberapa bagian tubuh kura-kura yang bisa Anda perhatikan untuk membedakan jenis kelamin kura-kura tersebut, antara lain: 1.    Plastron Plastron merupakan cangkang kura-kura yang menutupi bagian bawah tubuhnya. Pada kura-kura jantan, plastronnya memiliki bentuk yang cekung ke dalam. Cekungan tersebut biasanya membantu kura-kura jantan saat akan memulai proses kawin. Sedangkan pada kura-kura betina, memiliki bentuk plastron yang rata. Hal ini tentu saja dapat memudahkan kura-kura betina saat akan menggali lubang untuk meletakkan telur-telurnya. Perbedaan pada plastron ini hanya dapat dilihat ketika kura-kura sudah dewasa dan matang kelaminnya, karena jika masih berukuran kecil atau belum dewasa, perbedaan plastron ini sangat kurang efektif dan kurang akurat. 2.    Kuku kaki Bentuk kuku kaki pa