Skip to main content

Anjingmu sering menatapmu? Berikut 6 fakta tentang tatapan anjing


Photo by cottonbro from Pexels
Dokter-hewan.net - Jika kamu pemilik anjing, hal ini adalah hal yang lumrah setiap hari. Anjing kesayanganmu seringkali menatapmu dari kejauhan dan durasi yang tidak sebentar. Kadangkala tatapan ini diikuti oleh gerakan kepala ke kiri dan ke kanan sehingga kamu sering berkata "awwww". Namun ada juga anjing yang menatap dari kejauhan tanpa menggerak-gerakkan kepalanya. Hal inilah yang selalu membuatmu bertanya-tanya. Kenapa anjing menatapi saya? Yuk kita ketahui 6 fakta tentang tatapan anjing.

1. Antisipasi dan keinginan

Anjing seringkali memperhatikan pemiliknya saat makan. Jika anjingmu demikian, kemungkinan besar dia sedang menunggu "sesuatu" jatuh dan siap untuk menangkap serta kemudian memakannya, atau jika kamu tipe orang yang selalu memberikan makananmu ke anjing saat kamu makan, dia menatapimu untuk menunggu jatah yang biasanya kamu berikan kepada mereka. Tentunya dengan menatapmu terus, dia tidak akan kehilangan kesempatan mendapatkan makanan yang enak.

Selain itu, jika anjingmu tidak menatapmu pada saat tidak makan, bisa saja dia ingin mengajukan permintaan atau keinginannya, misalnya dia ingin memintai tolong kamu untuk mengambil mainannya yang terjepit, atau dia ingin diajak bermain keluar rumah untuk menemui kekasih hatinya, hehe.

2. Menunggu perintah dan arahan

Jika anjingmu adalah anjing yang terlatih (sudah dilatih secara profesional), tatapan kepada pemilik adalah sebuah aba-aba yang mengatakan 'aku siap!', mereka sudah ready untuk menjalankan semua perintah dan pekerjaan sesuai dengan bidang yang dilatihkan kepada dia. Atau saat kamu berjalan bersamanya, dia menatapmu untuk menunggu aba-aba berhenti atau berjalan.

3. Menunjukkan kasih sayang

Anjing adalah sahabat sejati, itulah yang dikatakan oleh kebanyakan orang. Hal ini bukanlah bualan belaka, karena kesetiaan mereka sudah teruji di seluruh penjuru dunia. Tatapan adalah salah satu cara anjing untuk menunjukkan kasih sayangnya. Tatapan yang lama dan diikuti oleh kedipan lambat adalah bahasa tubuh yang menyatakan kepercayaan dan kesetiaannya kepadamu. Jika anjingmu sudah melakukan ini kepadamu, tentunya kamu sudah menjadi pemilik yang baik buat dia.

4. Membutuhkan perlindungan

Kadangkala tatapan juga berarti 'lindungi aku'. Misalnya saja saat buang air besar atau pup. Pada kondisi itu, anjing sedang berada di kondisi pertahanan yang lemah, dia tidak akan siap jika sewaktu-waktu diserang oleh orang lain atau hewan lainnya. Pada saat pup tersebut dia akan menatapmu, dan pastikan kamu menatapnya dengan kedipan lambat. Hal ini untuk menyatakan bahwa kamu mengawasinya dan akan melindunginya jika hal yang tidak diinginkan terjadi. So sweet kan?

5. Membaca ekspresi wajah

Anjing sangat hebat untuk membaca ekspresi wajah. Mereka menatapimu untuk membaca ekspresi wajahmu saat itu, dan tentunya mereka akan berusaha membantu pemilik kesayangannya saat ekspresi wajahmu sudah dimengertinya. Misalnya saat kamu khawatir, mereka akan langsung mendekatimu untuk membuatmu lebih nyaman dan tidak merasa khawatir lagi.

6. Menunjukkan keagresifan

Ini adalah salah satu kelainan dari tingkah laku anjing. Anjing posesif misalnya, mereka akan menatapimu dalam waktu yang lama jika 'barang' yang dia sukai kamu sentuh  dengan tidak benar, misalnya saja mainannya, anak-anaknya dan sebagainya. Tatapan ini umumnya diikuti oleh suara geraman untuk memperingatimu. Sehingga jika hewanmu seperti ini mundurlah dan jangan ganggu dia lagi, namun carilah pelatih anjing yang profesional agar anjingmu dilatih untuk tidak melakukan hal itu lagi, karena agresif adalah perilaku menyimpang pada anjing.

source

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan

Apa yang harus dilakukan agar kucing tidak kencing berdarah lagi?

Dokter-hewan.net – Kencing berdarah, sulit kencing dan kencing batu adalah penyakit yang paling umum ditemukan di klinik hewan. Penyakit ini umumnya muncul kepada hewan-hewan yang terlalu disayang dan dimanja oleh pemiliknya, sehingga terkadang dokter hewan menyebutnya penyakit kucing manja, karena diderita oleh kucing-kucing yang terlalu dimanja oleh pemiliknya, alias tidak mengatur dietnya dengan baik dan benar. Penyakit yang dikenal dengan nama Feline Urinary Syndrom (FUS) ini memang memiliki banyak sekali kemungkinan penyebabnya, salah satunya adalah faktor manajemen makanan yang sangat tidak sehat, misalnya memberikan makan setiap kucing meminta, kucing kurang beraktifitas dan memberikan makanan dengan kualitas yang sangat jelek alias asal kucing suka. Terkadang, pemilik hewan juga akan kebingungan dengan penyakit ini. Hari ini sembuh dan sebulan kemudian kambuh kembali, dan kembali lagi. Lantas, bagaimana cara agar penyakit ini tidak kambuh kembali? Berikut adalah tips