Skip to main content

Kucingmu kencing di kasur atau sofa? Ini 5 Alasannya!

Dokter-hewan.net - Apakah kamu termasuk orang yang selalu mendapati kucingmu kencing di kasur atau sofa di rumahmu? Jika iya, kamu pasti jengkel dan sedih dalam satu waktu. Bagaimana kucing kesayanganmu bisa melakukan hal itu, padahal fasilitas yang kamu berikan sudah lebih dari cukup, misalnya menyediakan litter box dan pasirnya, bahkan pasirnya sudah diganti berkali-kali mulai dari yang murah ke pasir yang mahal dan berbau haru. Ternyata, ada 5 hal penyebabnya loh! Yuk kita bahas satu persatu.

1. Gejala gangguan kesehatan
Photo by Vadim B from Pexels

Tahukah kamu, perilaku menyimpang kucing dapat saja disebabkan oleh faktor kesehatan, termasuk salah satunya kencing di kasur dan sofa. Penyakit saluran kencing, diabetes dan radang sendi adalah salahtiga penyebab utama yang terjadi. Jadi, kalau kucingmu melakukan hal itu, harus langsung di bawa ke dokter hewan terdekat ya!

2. Merasa aman
Photo by Anel Rossouw from Pexels

Kasur, sofa bahkan kursi memiliki satu kesamaan, yaitu permukaan yang tinggi. Jika kucing kencing di lokasi-lokasi tinggi berarti dia merasa aman di atas sana. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kenapa kucingmu suka kencing di sofa dan kasur. Hal ini menjadi evaluasi bagi pemilik hewan, apakah litter box sekarang sudah berada di lokasi yang aman bagi kucingmu?

3. Tidak suka litter box
Photo by Immortal shots from Pexels

Selain kondisi kemanan, kucing juga ada yang tidak menyukai barang-barang yang kamu berikan. Salah satunya dalam pemilihan litter box, bisa saja litter box yang kamu berikan terlalu tinggi, terlalu sedikit pasirnya, atau pasirnya berbau yang tidak dia sukai, sehingga itu harus dievaluasi. Perhatikan gerak-geriknya, apakah dia kesulitan untuk masuk ke litter box, atau litter box tidak memiliki privacy atau malah dia tidak menyukai bau pasir yang saat ini kamu gunakan.

4. Gangguan sosialisasi di rumah
Photo by Francesco Ungaro from Pexels

Penyebab selanjautnya adalah dengan orang-orang atau hewan di dalam rumah. Kucing lebih memilih untuk kencing di area-area yang dia rasa aman. Artinya lokasi litter boxnya berada di area yang dirasa tidak aman oleh kucing. Gangguan sosialisasi bisa didapat dari hewan baru yang terlalu dini dikenalkan, atau gangguan dari hewan lainnya di dalam rumah misalnya anjing. Manusia juga dapat menjadi salah satu faktornya, misalnya kucing yang stress dengan kedatangan bayi atau anak-anak yang membuatnya takut.

5. Hubunganmu yang berlebihan
Photo by Ruca Souza from Pexels

Selain gangguan oleh pihak luar, stress juga bisa datang dari dalam diri kucing. Kucing yang terlalu dekat (over bonding) akan stress jika diitinggalkan oleh pemilik kesayangannya. Kasur dan sofa adalah lokasi baginya untuk bisa dekat dengan pemilik kesayangannya, dan merasa aman disana. Hal inilah yang menjadi faktor pemicu kucing untuk buang air kecil di kasur dan sofa. Inilah yang diyakini oleh para ahli.

Jadi, kucing yang memiliki kebiasaan pipis di kasur dan sofa dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain : gangguan kesehatan, kenyamanan, bentuk litter box, sosialisasi, dan bonding yang berlebihan. Untuk hal ini tentunya harus di evaluasi lebih lanjut, dan diperbaiki sesuai dengan penyebabnya. Alangkah baiknya hubungi dokter hewan langgananmu untuk mengetahui penyebabnya segera. Semoga bermanfaat :).

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Cara Membedakan Kura-kura Jantan dan Betina

Dokter-hewan.net – Sebelum Anda memelihara dan merawat kura-kura, pastilah Anda bertanya-tanya tentang apakah kura-kura yang Anda miliki berjenis kelamin jantan atau betina. Pada dasarnya, ada beberapa bagian tubuh kura-kura yang bisa Anda perhatikan untuk membedakan jenis kelamin kura-kura tersebut, antara lain: 1.    Plastron Plastron merupakan cangkang kura-kura yang menutupi bagian bawah tubuhnya. Pada kura-kura jantan, plastronnya memiliki bentuk yang cekung ke dalam. Cekungan tersebut biasanya membantu kura-kura jantan saat akan memulai proses kawin. Sedangkan pada kura-kura betina, memiliki bentuk plastron yang rata. Hal ini tentu saja dapat memudahkan kura-kura betina saat akan menggali lubang untuk meletakkan telur-telurnya. Perbedaan pada plastron ini hanya dapat dilihat ketika kura-kura sudah dewasa dan matang kelaminnya, karena jika masih berukuran kecil atau belum dewasa, perbedaan plastron ini sangat kurang efektif dan kurang akurat. 2.    Kuku kaki Bentuk kuku kaki pa