Skip to main content

Seminar & Workshop : Acupuncture: Enhancing Equine Medicine with Alternative Therapy

Dokter-hewan.net - Klub Kuda Universitas Airlangga memperpanjang pendaftaran program edukasinya, adapun pengumumannya sebagai berikut :

๐ŸŽ‰PENDAFTARAN DIPERPANJANG๐ŸŽ‰

[EDUCATION PROGRAM 2019]

Airlangga Equine Club proudly present National Seminar and Workshop "Acupuncture: Enhancing Equine Medicine with Alternative Therapy"

Dengan narasumber ahli di bidangnya:
1. Prof. Dr. R. Tatang Santanu A., drh., Ms., TOT AKP sebagai Guru Besar
Universitas Airlangga dan TOT Master Akupuntur.
2. Drh. Silfiana Ganda Kesuma
Ketua ONT Asosiasi Akupuntur dan Terapi Integratif Indonesia (AKTIVI).
3. Drh. Dina D. Guntaran, CVA., 
Certified Veterinary Acupuncturist (CVA)

Akan diselenggarakan di:
๐Ÿ“Œ Aula Kahuripan Lt. 3, Gedung Rektorat, Universitas Airlangga pada 19 Oktober 2019.
๐Ÿ“Œ Trotter Equistarian Center Surabaya Riding School pada 20 Oktober 2019.

Benefits :
⚡Sertifikat ber-skp
⚡Seminar kit
⚡Snack
⚡Lunch

Ilmu yang akan diperoleh:
๐Ÿง  Penggunaan terapi akupuntur di dunia medis modern
๐Ÿง  Mencoba langsung akupuntur pada kuda
๐Ÿง  Kesempatan untuk bertanya langsung pada ahlinya

Sekarang saatnya untuk menggali lebih dalam tentang akupuntur di dalam dunia perkudaan! Jangan sampai ketinggalan. (Kuota terbatas)

SAMPAI HARI
KAMIS 17 OKTOBER 2019

Cara Registrasi:
๐Ÿ“ Registrasi online melalui link:

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi:
Sila Faredy Heriana (silasimple/ 081383647050)
Khalissa Farah A. (khalissa2608/08119112608)

SEMINAR 
Student/Mahasiswa : 100k
Public/Umum : 120k
Vet/Dokter Hewan : 175k

SEMINAR & WORKSHOP
Student/Mahasiswa : 175k
Public/Umum : 200k
Vet/Dokter Hewan : 250k

No. Rekening pendaftaran :
142-00-1681635-6 (Mandiri a/n Sila Faredy Heriana)

Viva Equinarian!

#EDUPRO2019 
#AirlanggaEquineClub


Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Jerawat Kucing : Gejala, Diagnosa dan Terapi dari Chin “Blackhead” pada Kucing

Feline Acne Pengertian Jerawat Kucing (Feline Acne) adalah kelainan kondisi pada dagu kucing yang disebabkan oleh komedo ( blackhead ). Penyebab dari Jerawat Kucing Penyebab sebenarnya masih belum diketahui, namun beberapa factor dapat memicu terjadinya kelainan ini, termasuk stress, menurunnya system imun, praktik gromming yang tidak benar, dan kejadian atau efek dari penyakit lain, dermatitis dan kondisi minyak yang berlebihan yang disebabkan oleh folikel rambut yang tidak berfungsi dengan baik. Gejala jerawat kucing    Banyak komedo pada bagian dagu dan mulut kucing Dagu kucing terlihat kotor Komedo menyebabkan terjadinya abses Pada beberapa kasus, rambut rontok, dan adanya bengkak pada dagu. Menyebabkan rasa gatal sehingga kucing sering menggaruk dagu dan menyebabkan trauma pada dagu.   Dapat menyebabkan terjadinya infeksi sekunder.   Pada kucing Persia, kondisi ini dapat menyebabkan efek lipatan pada muka dan kulit.   Jerawat kucing dapat muncul pada se