Skip to main content

Video : Pertolongan Pertama Pada Luka Terbuka


Dokter-hewan.net - Luka terbuka bisa saja dialami oleh siapa saja, termasuk hewan kesayangan. Umumnya, luka terbuka pada hewan kesayangan disebabkan karena bertarung, tersangkut, kecelakaan lalulintas dan lain-lain. Dan jenis lukanyapun beragam, ada yang darah mengucur tiada henti, sampai terlihat daging bahkan tulang. Lantas, jika kamu menghadapi masalah tersebut, apa yang harus dilakukan?

Tetap tenang 
Kondisi apapun, yang anda harus lakukan adalah tenang. Dan fikirkan rencana selanjutnya. Tidak boleh buru-buru mengambil keputusan. Namun tentukan langkah yang pasti, dan semuanya harus dilakukan dengan kondisi tenang.

Jika darah tetap mengalir
Luka terbuka yang diikuti kucuran darah yang tidak berhenti sama sekali, segera dilakukan penekanan pada bagian yang mengucur. Ambil kain ataupun kassa (agak tebal), kemudian lakukan penekanan pada bagian darah yang mengucur. Tahan untuk beberapa menit, namun jika tidak kunjung berhenti, lanjutkan penekanan sambil membawa hewan ke dokter hewan terdekat (tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan dirumah).

Jika luka tidak diikuti darah yang mengalir
Luka terbuka yang tidak diikuti aliran darah yang kuat, selanjutnya lakukan pembersihan luka. Umumnya cairan NaCl (Normal Saline) adalah larutan paling umum digunakan untuk membersihkan luka dari kotoran misalnya tanah, pasir atau hal-hal yang mengontaminasi luka. Namun, jika tidak ada, dapat dilakukan dengan air bersih mengalir agar luka segera bersih dari kotoran. Setelah bersih, barula kemudian lanjutkan dengan memberikan larutan antiseptik, misalnya rivanol atau iodine. Kemudian gunakan kassa (tebal) tutup bagian luka dan plester atau dibalut agar luka tidak ditempeli oleh debu atau bahkan dihinggapi lalat.

Dan kemudian bawa hewan ke dokter hewan sesegera mungkin agar dilakukan pembersihan lanjutan atau bahkan penjahitan jika dibutuhkan.

Apakah boleh luka terbuka di rawat di rumah saja? 
Luka terbuka sangat beresiko terkena infeksi, oleh sebab itu boleh dilakukan perawatan dirumah namun harus dalam pengawasan dokter hewan. Maksudnya, periksakan kucing yang luka ke dokter hewan, keemudian diberikan pengobatan yang pantas. Kemudian akan diberikan obat-obatan yang sesuai. Umumnya akan diberikan obat antibiotik, penghilang sakit dan antiseptik untuk seminggu kedepannya. Dan selanjutkan lakukan follow up atau check up ulang untuk melihat perkembangan kesembuhan lukanya.

Apa yang akan terjadi jika luka terbuka tidak ditangani? 
Hal yang umum terjadi adalah infeksi, akibat terlalu berkembangbiaknya bakteri disana, dan umumnya akan diikuti oleh nanah dan luka akan berbau busuk  serta diikuti oleh pembusukan jaringan. Semakin lama hal ini dibiarkan, hewan akan semakin lemah dan hewan akan mati karena infeksi. Selain bakteri, lalat adalah salah satu hal lain yang dapat memperburuk luka. Lalat yang mencium bau amis akan langsung hinggap disana dan meletakkan ratusan bahkan ribuan telurnya disana. Kurang dari 24 jam, telur akan menetas menjadi belatung dan akan menggerogoti semua daging yang ada disana. Jika dibiarkan terus, bagian luka akan semakin parah, berbau busuk dan tinggal tulang saja. Hal ini dapat menimbulkan kematian jaringan bahkan kematian hewan.

Kesimpulannya 
Semakin cepat luka terbuka ditangani maka akan semakin baik dan semakin murah pengobatannya. namun sebaliknya, jika menunggu parah dulu akan membuat hewan kesakitan dan pengobatannyapun akan lebih mahal. Sehingga perlunya kesadaran pemilik agar luka sekecil apapun agar segera diperiksakan agar mendapatkan obat-obatan yang sesuai untuk mengobati luka agar cepat kering.


Comments

  1. kak mau nanya nih kalo dokter hewan daerah jkt utara dimana y
    trus didepan kosan saya ad kucing liar masih kecil bersama induknya kadang2 saya suka ngasih makan ,tapi yg kecil itu kyknya terluka perutnya hingga keluar sedikit usus nya itu dan kucing kcil itu kyknya kesakitan aku sering liat dia bengong sendirian mungkin merasa kesakitan sedang anak2 kucing lain bermain2 sehat
    dan kucing yg luka ini klo dikasih makan gx dimakan ky yg lain saya juga gx tela liatnya sebenernya tapi itu kucing liar dan djtangkap juga susah
    trus aku mau nanya kalo pengobatan jaitan perut kucing itu berapa y kak mungkin ad yg tw
    dan klo bajet cukup rencana saya mau bawa dy kedokter hewan
    sebelumnya makasih kak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bolehkah Memberi Telur pada Kucing ?

Dokter-hewan.net – Telur merupakan salah satu makanan yang bergizi, bervitamin, dan berprotein tinggi bagi tubuh. Di dalam telur, khususnya telur ayam, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Nilai kandungan yang terdapat pada telur tentu sangat bagus untuk kucing terlebih jika dimakan dalam keadaan mentah.

Pemberian telur secara rutin akan membuat kucing menjadi gemuk karena tingginya kandungan lemak (11,5 gr) dan protein (12,8 gr), namun jangan memberi makan kucing dengan telur semata, karena telur bukanlah makanan pokok kucing. Pemberian telur pada kucing juga disarankan hanya memberi kuning telur saja, tanpa putih telur dan dalam kondisi mentah. Apakah kucing akan suka memakan telur mentah ?

Pada dasarnya, kucing adalah hewan pemakan daging dan sejenisnya dalam keadaan mentah, dan manusialah yang merubah pola makan kucing dengan memberi makanan matang atau makanan instan.

Lantas, bagaimana dengan pemberian putih telur pada kucing ? Pem…

Penyebab Bau yang Tidak Sedap Pada Kucing

Dokter-hewan.net - Kucing adalah hewan yang sangat mencintai kebersihan. Mereka akan melakukan selfgrooming jika merasa dirinya tidak dalam keadaan bersih. Namun, kadangkala pemilik hewan mengeluhkan bau yang tidak sedap dari hewan peliharaan mereka. Apa dan kenapa hewan mereka berbau tidak sedap? Berikut adalah sumber bau yang tidak sedap pada kucing kesayangan anda. 
Bau Mulut Kucing sehat tidak memiliki bau mulut. Penyebab paling umum bau mulut adalah dental disease (gangguan pada pergigian). Plag dan karang gigi adalah kasus paling sering yang menyebabkan dental disease. Plag dan karang gigi yang menempel di gigi dan gusi akan menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan) sehingga akan menimbulkan bau mulut yang tidak sehat.

Kebersihkan gigi juga sangat menentukan ada atau tidaknya bau mulut. Misalnya bahan makanan yang tersangkut dalam waktu lama di gigi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap juga. Selain itu, trauma di jaringan mulut dan tumor pada mulut juga menimbulkan bau yang…

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri.
Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam. 
Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal?
Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat besar. Anda bis…