Skip to main content

Mata Kucingmu mengeluarkan membran putih? Berikut 5 Alasannya.


Dokter-hewan.net - Mata kucing yang cerah dan bersih merupakan ciri kucing yang sehat, namun jika ada yang aneh terlihat disana bisa saja menjadi gejala penyakit tertentu, termasuk munculnya selaput putih pada bagian mata. Namun, tahukah kamu banyak sekali penyebab selaput putih mata kucing keluar?

Selaput mata kucing yang berwarna putih itu disebut membran niktitan, yaitu salah satu selaput pada mata kucing yang bertugas untuk melindungi mata kucing. Pada kondisi sehat, membran niktitan ini tidak akan terlihat kecuali dilakukan penekanan pada sisi mata, namun jikalau muncul berarti ada sesuatu hal yang tidak normal terjadi pada hewan. Jadi, kenapa sih membran niktitan itu keluar? Berikut 5 alasannya :

1. Infeksi Mata
Membran niktitan terdapat pada bagian mata, sehingga jika membran itu keluar secara tidak normal hal yang paling mungkin terjadi yaitu adanya infeksi pada mata sehingga memaksa membran niktitan ini keluar bahkan pada suatu kondisi akan berwarna merah serta diikuti oleh kotoran mata.

2. Demam
Selain infeksi pada mata, demam juga dapat menyebabkan membran niktitan terlihat. Pada kondisi demam umumnya selaput mata kucing akan lebih kering sehingga keelastisan membran-membran di atasnya akan berkurang, termasuk membran niktitan. Sehingga seringkali pada hewan demam akan terlihat sebagian kecil membran niktitannya.

3. Dehidrasi
Kekurangan cairan tubuh alias dehidrasi juga dapat menyebabkan munculnya membran niktitan. Mata hewan pada kondisi normalnya akan selalu basah dan lembab, sehingga saat dehidrasi akan cenderung kering dan pada kondisi dehidrasi berat bola mata akan masuk lebih jauh ke dalam rongga mata, hal inilah yang menyebabkan membran niktitan terlihat jelas hingga menutupi setengah mata.

4. Gangguan Syaraf
Kerusakan syaraf atau pengaruh obat-obatan persyarafan juga dapat menyebabkan membran niktitan terlihat. Hal ini disebabkan kurangnya reflek otot yang mengatur membran niktitan agar menutup sempurna. Hal ini umumnya disebabkan kelainan syaraf pada wajah dan mata atau dibawah pengaruh obat bius misalnya setelah operasi.

5. Gangguan pencernaan
Selain gangguan di area mata dan kepala, ternyata penyebab lain membran niktitan keluar yaitu terjadinya gangguan di saluran pencernaan. Kondisi cacingan berat, diare dan lain-lainnya merupakan salah dua penyebab membran niktitan muncul. Tentunya untuk mengetahui lebih detail, harus dilakukan pemeriksaan.

Itulah 5 hal yang menyebabkan membran niktitan atau selaput putih mata keluar. Tentunya jika kucingmu sudah menunjukkan gejala demikian, hubungi dokter hewan langgananmu agar segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, semakin cepat hewanmu kamu periksakan akan semakin cepat kucing merasakan kesakitan. Mudah-mudahan bermanfaat!

Salam,
Drh. Habyb Palyoga 

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan