Skip to main content

Cara Membersihkan Najis dari Air Liur Anjing

Di agama islam,Air liur anjing itu haram hukumnya karena beberapa hal yang saya kira tidak perlu menyebutkan alasannya disini.Namun bagaimana kalau seandainya muslim yang berprofesi sebagai dokter hewan? Apakah tidak boleh melayani pasien yang bernajis? Dan jawabannya tentulah boleh tapi harus bersuci sesuai yang di anjurkan nabi.

Sebagaimana yang tersurat dalam sebuah hadist dari Abu Hurairah :
"bahwasannya Rasulullah Sholallahu alaihi wasalam bersabda "Apabila anjing meminum di bejana (wadah) salah seorang diantara kamu,maka cucilah tujuh kali. (Mutafaq'alaih)"
Kemudian dijelaskan di hadits selanjutnya :
"Dan bagi Imam Ahmad dan Muslim "Sucinya bejana seseorang diantara kamu apabila dijilat anjing,hendaklah ia dicuci tujuh kali,pertama kalinya (dicampur) dengan tanah"
Jadi kesimpulannya,kita tidak apa-apa memegang,merawat dan melayani anjing namun sehabis kontak langsung dengan anjing,harus segera bersuci,walaupun tidak kena ludah tapi dianjurkan juga untuk bersuci,supaya tidak terjadinya keraguan.Dengan cara mencuci bagian tubuh/hal yang terkena najis anjing dengan menggosokkan dengan tanah satu kali kemudian dilanjutkan dengan membasuhnya dengan air sebanyak tujuh kali.
Jadi,tidak perlu takut dengan najis.Niatkan dengan hati iklas dan jiwa yang bijaksana dan percayakan kepada Allah SWT yang Maha Pengasih Lagi Penyayang.Segala sesuatunya pasti ada jalan keluarnya.Viva Veteriner Indonesia!

Comments

  1. Nice info gan..
    Blog yang bagus dan bermanfaat
    maju dunia veteriner indonesia

    ReplyDelete
  2. viva veteriner Indonesia!
    makasih udah berkunjung...

    ReplyDelete
  3. jawabannya akan saya bahas di posting terbaru..:)

    ReplyDelete
  4. semudah itukah? maksud dicampur tanah? tanah+air? untuk merendam atau membilas? terima kasih

    ReplyDelete
  5. Seperti menggunakan sabun,namun sabun diganti dengan tanah maupun pasir. Jadi pasir dulu sebanyak tujuh kali,kemudian di bilas dengan air sampai bersih :)
    Karena tanah bisa menetralkan bakteri yang ada di ludah anjing. terima kasih :)

    ReplyDelete
  6. terima kasih gan. soalnya kemarin jari tangan gua kejilat sama anjing jadi takut najis, soalnya gak tau cara membersihkannya.

    ReplyDelete
  7. Postingnya bermaanfaat , makasih atas infonya min.seharusnya kita sebagai orang muslim tidak boleh phobia dengan anjing, sering saya liat di kampungku mereka memukuli anjing karena mereka bilang itu najis, tapi mereka tidak berpikir kalau memukuli hewan juga berdosa, dan mereka juga masih banyak yang anti melihat anjing, pernah saya akan melihara anjing karena ada anak anjing yang terlantar tapi tetangga semua mencemooh keluarga saya dan mengatakan itu haram dan najis, banyak orang yang masih kurang mencerna tentang Anjing, kasian anjingya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih komentarnya, mudah - mudahan Indonesia bisa lebih baik. :)

      Delete
  8. Jadi tata cara yg bener gmn?
    Masuk kamar mandi dan berniat?niatnya apa.
    Kemudia stlh itu pakai tanah 7 kali?
    Lalu abis tanah 7 kali bilasnya pakai air?
    Setelah itu mandi biasa?
    Doa2nya??

    ReplyDelete
  9. Jadi tata cara yg bener gmn?
    Masuk kamar mandi dan berniat?niatnya apa.
    Kemudia stlh itu pakai tanah 7 kali?
    Lalu abis tanah 7 kali bilasnya pakai air?
    Setelah itu mandi biasa?
    Doa2nya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih sudah komentar. Tata cara yang benar yaitu dibasuh dengan air 7 kali, salah satunya menggunakan pasir. niat sebenarnya sudah sah jika kita sudah melakukan, cukup di dalam hati niat untuk bersuci.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

#Andaperlutahu - Mengapa Anjing Bulldog Tidak Bisa Melahirkan Secara Normal ?

Waspada Hipertiroidisme pada Kucing

Dokter-hewan.net – Adakah hubungan antara ras (breed) dan umur dengan kondisi hipertiroidisme dalam tubuh? Hipertiroidisme dapat muncul pada semua jenis kucing, baik itu jantan maupun betina namun lebih sering terjadi pada kucing yang lebih tua. Hasil studi menunjukkan bahwa 6% dari kasus hipertiroidisme terjadi pada kucing yang lebih muda dari 10 tahun. Dan umur rata – rata yang paling banyak menderita hipertiroidisme adalah antara umur 12 hingga 13 tahun.

Gejala klinis hipertiroidisme menyerupai berbagai jenis penyakit lainnya, seperti diabetes pada kucing, inflamatory bowel disease, kanker usus dan gagal ginjal kronis sehingga memerlukan tes penunjang berkelanjutan untuk mendiagnosanya. Teknik yang umum digunakan oleh dokter hewan adalah dengan melakukan simple blood test atau test darah sederhana, dengan mengevaluasi level T4 di dalam darah. Walaupun pada beberapa kasus hipertiroidisme, 2% - 10% dari kucing yang menderita hipertiroidisme akan menunjukkan level T4 normal. Sehingga…