Skip to main content

Apakah Scabiosis Dapat Menular ?

Dokter-hewan.net – Gejala utama yang ditimbulkan dari hewan yang terkena scabiosis adalah rasa gatal yang hebat. Sarcoptes sp. biasanya menyerang bagian telinga, mata, hidung dan dagu, termasuk bagian – bagian yang lembab di tubuh hewan kesayangan seperti selangkangan dan sebagainya. Penyakit ini menyebabkan kerusakan kulit dan mengalami iritasi yang hebat sehingga kulit akan terkelupas dan menyebabkan kulit luka dan lecet – lecet. Kondisi ini menyebabkan kulit akan berdarah dan mengeluarkan serum sehingga membentuk keropeng saat sudah keras. Pada area yang dihinggapi oleh Sarcoptes sp. akan tampak keadaan alopecia atau botak dan terlihat tidak memiliki rambut di atasnya.

Bagaimana penularannya? 
Pada mulanya, scabies ini muncul di bagian telinga atau jari – jari kaki kelinci. Nah, untuk mengenalinya tidak terlalu sulit, biasanya pada pinggiran telinga atau jari – jari kaki akan terlihat seperti ketombe yang mengeras. Jika terlalu lama dibiarkan, kondisi ini dapat menjalar ke seluruh tubuh dan dapat menyebabkan kematian pada hewan kesayangan Anda. Biasanya, hidung si kelinci akan mengeras dan mancung, juga bagian pinggir telinga akan mengeras, menebal, bahkan terlihat terpotong – potong. 
 
Lalu, apakah scabies ini dapat menular ke manusia?

Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya Scabiosis Pada Kelinci, bahwa scabies dapat menyebar pada hewan yang berada di sekitarnya tak terkecuali pemilik hewan. Pada umumnya, penularan ke manusia dapat terjadi karena kontak langsung yakni misal sehabis Anda memegang kelinci yang tertular scabies, dan juga penularan tidak langsung, seperti melalui peralatan dan kandang.
 
Kepekaan orang terhadap penularan scabies tidaklah sama. Ada yang mudah terasa gatal – gatal, namun ada pula yang tidak merasakan apa – apa. Akibat dari reaksi menggaruk karena gatal tersebut, sebagian kulit kelinci akan terkelupas. Kulit yang terkelupas tersebut dapat terbawa oleh Sarcoptes sp. yang sewaktu – waktu dapat menular ke manusia.
 
Orang yang tertular scabies akan merasa gatal sekiranya sekitar 24 jam setalah kontak dengan penyebab scabies. Terkadang akan disertai dengan bintik – bintik merah pada kulit. Rasa gatal tersebut akan makin jelas pada malam hari, misalnya ketika penderita ada di atas tempat tidur. Suhu yang hangat merangsang Sarcoptes sp. menjadi aktif dan menimbulkan kegatalan yang lebih hebat. Kejadian ini dapat berlangsung lebih lama apabila terjadi penularan lagi dari hewan atau peralatan yang tercemar penyebab penyakit. [HP]

 

Comments

Popular posts from this blog

Lowongan Kerja PDHB Dokter Cucu

Lowongan Kerja : Klinik Hewan Jangki Petshop

Dokter-hewan.net - INFO LOWONGAN PEKERJAANDibutuhkan dokter hewan untuk ditempatkan di beberapa klinik hewan Jangki Petshop Grup di wilayah Jabodetabek & bandung. Syarat-syarat nya antara lain :
- Pria / wanita
- Fresh graduate / Berpengalaman minimal 1 tahun
- Dapat bekerja dalam tim, disiplin tinggi, bertanggung jawab tinggi, bekerja dibawah tekanan
- Mau belajar dan bekerja keras
- Nyaman bekerja dengan hewan peliharaanJika berminat, kirimkan CV, fc ijasah, fc transkrip nilai, fc keterangan lulus ujian kompetensi ke (pilih salah satu) :
- Jangki jasmin Petshop , jl. KH abdullah bin nuh KM 1 no 3, tanah sereal, kota bogor, jawa barat- Email : dinosarius1212@gmail.com , sitimariatril@gmail.comInfo lebih lanjut bisa menghubungi bpk. Jangki (081315400506), ibu siti (081806853605, 08111071234, 081220362684), drh. Sari setya (081316160066)

Lowongan Kerja : Bles Dairies Dairy Consultancy

dokter-hewan.net
Dibutuhkan dokter hewan sebagai Asisten Konsultan untuk bekerja di Bles Dairies Dairy Consultancy dan Wageningen University & Research.

Dng Syarat :

- Memiliki passion di bidang sapi perah
- Diutamakan yang fasih berbahasa Inggris (Lisan Tulisan)
- Mampu bekerja tim
- Memiliki SIM A dan C

Peminat silahkan mengirimkan lamaran berbahasa Inggris ke taufiq.dvm@gmail.com
Terimakasih