Skip to main content

Hewan yang belum mandi dan bunting tidak boleh dilakukan vaksinasi?

Dokter-hewan.net - Vaksinasi merupakan suatu cara untuk meningkatkan kekebalan individu (manusia/hewan) terhadap penyakit tertentu sehingga apabila terinfeksi oleh penyebab penyakit tersebut tidak menyebabkan penyakit. Penjelasan mengenai pentingnya vaksin dapat Anda lihat kembali pada bahasan kami Mengapa Vaksinasi Itu Penting?


Setelah mengetahui bagaimana pentingnya vaksin pada hewan kesayangan, kemudian hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum dan sesudah hewan diberi vaksin?

➽ Vaksinasi tidak boleh dilakukan pada hewan yang sedang bunting
Sebenarnya, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi pada hewan yang sedang bunting. Jika vaksin diberikan pada induk yang sedang bunting, mungkin induk bisa menerima reaksi dari vaksin tersebut, namun tidak dengan calon anak yang dikandungnya. Vaksin tersebut dapat masuk ke dalam janin dan sistem imun janin tentu belum siap untuk melakukan perlawanan, karena prinsip dari vaksinasi tersebut adalah memasukkan kuman penyakit yang akan menstimulasi sistem imun tubuh, sehingga vaksin akan dianggap sebagai material asing oleh janin yang seharusnya ditolak. Jika vaksinasi tetap saja dilakukan, maka infeksi dari virus dapat menyebabkan gangguan pembentukan sehingga janin akan lahir cacat atau bahkan janin gagal dilahirkan (abortus pada induk).

➽ Setelah dilakukan vaksinasi, hewan tidak boleh dimandikan
Pada umumnya, hewan yang dimandikan tingkat stress nya akan bertambah. Hewan yang stress cenderung akan mengalami penurunan pada sistem kekebalan tubuhnya. Vaksinasi sendiri bertujuan untuk memasukkan kuman penyakit guna membentuk sistem imun tubuh. Nah ketika hewan stress, hewan malah akan rentan terserang penyakit karena pembentukan sistem kekebalan tubuhnya tidak optimal. Oleh sebab itu, hewan yang divaksin harus dalam keadaan sehat, tidak sakit, dan tidak dalam keadaan stress. Jadi, sebaiknya hewan dimandikan sebelum dilakukan vaksinasi. Atau hewan boleh dimandikan sekitar 7-10 hari setelah vaksinasi dan tidak boleh dibawa dalam perjalanan jauh.

Dengan penjelasan di atas, alangkah baiknya melakukan vaksinasi sebelum hewan dikawinkan atau sebelum mengalami kebuntingan, agar calon ibu mendapat vaksinasi yang cukup sebelum mengandung sehingga anak yang dilahirkan juga akan mendapatkan kekebalan pasif dari induknya di masa-masa awal kehidupannya. Dan lebih baik memandikan hewan Anda sebelum dilakukan vaksinasi agar hewan tidak merasa stress duluan sebelum divaksinasi.

Comments

Popular posts from this blog

Kenali anak kucing yang tertinggal dalam kandungan induk

Dokter-hewan.net  - Pada keadaan normal, kucing bunting selama 64-67 hari. Dan kelahiran merupakan puncak dari proses kebuntingan. Kucing merupakan makhluk yang mandiri dimana tidak memerlukan bantuan ketika melahirkan. Namun, pada keadaan tertentu mungkin saja dijumpai kucing yang mengalami kesulitan melahirkan dan berpotensi mengancam jiwa induk dan calon anak yang akan dilahirkan. Penyebabnya dapat berasal dari induk maupun anaknya sendiri. Terkadang pemilik akan membiarkan kucingnya melahirkan dan seringkali dibiarkan hingga esok dan keesokkan harinya. Hal Ini tidak menjadi masalah ketika benar semua anak yang ada dalam kandungan induk telah keluar semua. Tapi pastikan induk memiliki akses ke makanan dan air minum tanpa risiko anak-anak kucing menjadi terjebak atau tenggelam.  Lalu, apa yang terjadi jika ada yang masih tertinggal? Hal ini sering dicurigai pemilik ketika melihat kucingnya yang baru melahirkan, dengan jeda waktu yang cukup, dan perutnya masih terlihat

Tumor pada Hamster

Dokter-hewan.net – Pertumbuhan abnormal pada sel atau jaringan maupun organ tubuh disebut tumor. Tumor memiliki dua tipe, yaitu benigna dan maligna. Tumor benigna merupakan tumor yang tidak ganas dan tidak bisa menyebar yang pada umumnya menyerang hamster. Sedangkan, tumor maligna (kanker) merupakan tumor ganas yang umumnya menyerang glandula yang memproduksi hormon atau sistem pencernaan hewan dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke daerah sekitarnya. Hanya 4% hamster yang mampu bertahan melawan tumor maligna. Tumor benigna pada hamster umumnya terjadi di kelenjar adrenal, dekat dengan organ ginjal. Lymphoma (tumor di kelenjar limpa) umumnya menyerang hamster tua dan umumnya ditemukan di seluruh sistem limpatik seperti timus, lien, hati dan limpnode. Selain itu, salah satu tipe dari lympoma dari Sel T juga akan memberikan efek terhadap kulit pada hamster dewasa. Tumor lain mampu tumbuh dan berkembang pada rahim, usus, otak, kulit, folikel rambut, lemak bahkan mata. Pengobatan

Waspada Luka Berbelatung pada Hewan Kesayangan

Dokter-hewan.net  - Luka yang terinfeksi belatung atau sering kita sebut dengan myasis merupakan kejadian yang cukup tinggi terjadi pada hewan kesayangan, terutama anjing. Kejadian myasis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kematian pada hewan akibat shock, intoksikasi ataupun infeksi sekunder. Myasis adalah kerusakan pada otot yang disebabkan oleh belatung. Belatung yang bentuknya seperti ulat ini berasal dari telur-telur lalat yang menetas, kemudian menggerogoti jaringan otot yang ada. Hal ini dapat berawal dari luka yang kecil yang tidak diketahui owner terutama pada hewan berambut panjang. Dengan perlahan, belatung akang menggerogoti jaringan otot di bawah kulit membentuk terowongan. Kondisi luka pada permukaan kulit ini akan mengundang lalat untuk bertelur sehingga belatung akan semakin banyak menempati luka hingga membusuk. Sampai kondisi seperti ini pun terkadang owner belum mengetahui betul apa yang terjadi pada hewan